Iran komitmen dukung rakyat Lebanon hingga kedaulatan penuh dipulihkan dan ambisi ekspansionis rezim Zionis dikalahkan secara telak di seluruh kawasan.
Teheran, Suarathailand- Iran menyambut hangat pengumuman gencatan senjata di Lebanon, menggarisbawahi bahwa penghentian agresi terhadap negara tersebut merupakan bagian integral dari kesepahaman gencatan senjata yang lebih luas yang dicapai antara Republik Islam dan Amerika Serikat, dengan mediasi konstruktif oleh Pakistan.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis malam, juru bicara Kementerian Luar Negeri Ismail Baghaei menggambarkan perkembangan tersebut sebagai buah langsung dari upaya diplomatik Teheran yang tak kenal lelah.
“Sejak awal pembicaraan dengan berbagai pihak regional dan internasional, termasuk negosiasi Islamabad, Republik Islam Iran secara konsisten menekankan pentingnya gencatan senjata serentak di seluruh wilayah, termasuk di Lebanon,” tegas Baghaei.
“Setelah pembicaraan Islamabad, Iran mengejar tujuan ini dengan sangat serius.”
Juru bicara tersebut memberikan penghormatan yang tinggi kepada “ketekunan legendaris” rakyat Lebanon dan para pejuang perlawanan yang gagah berani yang berdiri teguh menghadapi agresi brutal dan pendudukan ilegal rezim Zionis.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas upaya Pakistan yang tak kenal lelah dan efektif, terutama selama 24 jam terakhir, yang terbukti berperan penting dalam mengamankan gencatan senjata selama 10 hari.
Sambil menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para martir perlawanan Lebanon, Baghaei menegaskan kembali solidaritas penuh Iran kepada rakyat dan pemerintah Lebanon.
Ia lebih lanjut menekankan bahwa gencatan senjata ini sekarang harus membuka jalan bagi keadilan sejati dan stabilitas yang langgeng, penarikan penuh rezim Zionis dari semua wilayah yang diduduki di Lebanon selatan, pembebasan segera semua tahanan, kembalinya semua pengungsi yang terlantar ke rumah mereka dengan selamat.
Selain itu pembangunan kembali infrastruktur Lebanon yang hancur dan daerah-daerah yang porak-poranda akibat perang dengan dukungan komunitas internasional.
Gencatan senjata Lebanon adalah kemenangan lain bagi poros perlawanan dan demonstrasi yang jelas bahwa diplomasi berprinsip yang didukung oleh kekuatan dapat memaksa bahkan penjajah yang paling agresif sekalipun untuk mundur.
Iran tetap berkomitmen untuk mendukung rakyat Lebanon hingga kedaulatan penuh dipulihkan dan ambisi ekspansionis rezim Zionis dikalahkan secara telak di seluruh kawasan.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama pidato di Gedung Putih pada hari Kamis, mengatakan gencatan senjata akan berlaku pada tengah malam waktu Lebanon.
Seorang anggota parlemen Lebanon dari blok Loyalitas kepada Perlawanan mengkonfirmasi bahwa gencatan senjata dimulai Kamis malam, menggambarkan kesepakatan itu sebagai hasil dari upaya diplomatik Iran.
Beberapa jam setelah Iran dan Amerika Serikat mengumumkan gencatan senjata yang mengakhiri 40 hari agresi terhadap Republik Islam, rezim Israel melanggar gencatan senjata pada Rabu lalu dengan melancarkan serangan dahsyat di daerah sipil di seluruh Lebanon.
Penghentian serangan di semua lini, termasuk di Lebanon, adalah salah satu poin kunci dari 10 poin proposal Iran yang awalnya diterima oleh pihak Amerika.




