Militer Iran menuduh Washington mengancam kapal-kapal Iran, kapal dagang, dan kapal tanker minyak di perairan pesisir dan teritorial Iran selama tiga hari terakhir.
Teheran, Suarathailand- Anadolu melaporkan Markas Besar Sentral Khatam al-Anbiya Iran memperingatkan tindakan Amerika Serikat yang bertujuan memblokade laut akan dianggap sebagai "eskalasi perang di kawasan."
Mengutip Fars News Agency, Anadolu menyebut komando militer Iran menuduh Washington mengancam kapal-kapal Iran, kapal dagang, dan kapal tanker minyak di perairan pesisir dan teritorial Iran selama tiga hari terakhir.
"Aksi AS ini akan dianggap sebagai eskalasi perang di kawasan," tegas pernyataan tersebut.
"Seperti dibuktikan oleh angkatan bersenjata Republik Islam Iran di medan perang, mereka tidak akan membiarkan ancaman atau tindakan bermusuhan dari militer teroris negara itu tanpa balasan, dan akan menghadapinya," kata komando tersebut.
Komando Pusat AS (CENTCOM) sebelumnya menyatakan bahwa blokade laut AS terhadap Iran masih berlaku penuh.
Selama blokade, CENTCOM menyebutkan bahwa pasukan AS telah mengalihkan 12 kapal dagang yang berusaha menerobos, menonaktifkan dua kapal yang tidak mematuhi, serta menaiki dua kapal lain untuk memverifikasi kepatuhan hingga 25 Juli.
Ketegangan antara AS dan Iran meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan Washington melakukan serangan terhadap Iran.
Serangan tersebut kemudian dibalas Teheran dengan menargetkan sejumlah fasilitas dan peralatan militer AS di berbagai negara di kawasan.



