Kepolisian Kerajaan Thailand (RTP) mengatakan siap untuk menegakkan hukum secara ketat untuk mengurangi kecelakaan dan kejahatan saat Festival Songkran.
Bangkok, Suarathailand- Dalam kampanye “Songkran Aman, Bebas Alkohol”, polisi mengatakan mereka akan menegakkan hukum secara ketat selama Songkran 2026. Berikut adalah larangan utama—mulai dari pistol air bertekanan tinggi dan aturan penjualan alkohol hingga mengemudi dalam keadaan mabuk dan ngebut—beserta sanksinya.

Setelah pemerintah mengumumkan langkah-langkah keselamatan yang lebih ketat untuk Songkran 2026 dengan tema “Songkran Aman, Bebas Alkohol”, Kepolisian Kerajaan Thailand (RTP) mengatakan siap untuk menegakkan hukum secara ketat untuk mengurangi kecelakaan dan kejahatan. Berikut adalah aturan utama yang perlu diperhatikan—dan sanksi untuk pelanggarannya.
Tidak Ada Pistol Air Bertekanan Tinggi
Perangkat bertekanan tinggi, termasuk meriam air tabung PVC atau pistol air yang dimodifikasi yang dapat membahayakan mata atau tubuh, dilarang. Pelanggar dapat menghadapi hukuman penjara hingga dua tahun atau denda hingga 4.000 baht. Jika seseorang terluka parah, hukuman dapat meningkat berdasarkan KUHP.
Penjualan alkohol dilarang bagi mereka yang berusia di bawah 20 tahun, dan hanya selama jam-jam yang diizinkan secara hukum
Penjualan alkohol dilarang bagi siapa pun yang berusia di bawah 20 tahun. Penjualan harus mengikuti jam-jam yang diizinkan secara hukum saja: pukul 11.00-14.00 dan pukul 17.00-tengah malam. Penjualan alkohol juga dilarang keras di taman nasional dan gedung pemerintah.

Pesta Bubuk, Cat, atau Busa Dilarang di Area yang Dikendalikan
Di Zona Aman yang telah ditentukan dan area bermain air utama—seperti Jalan Khao San dan Jalan Silom—bubuk dan semprotan warna tidak diperbolehkan, untuk mencegah risiko visibilitas bagi pengemudi dan mengurangi risiko pelecehan. Pesta busa juga dibatasi di beberapa area untuk menghindari terpeleset dan potensi bahaya listrik.
Berpakaianlah dengan sopan, jangan berperilaku tidak senonoh
Mengenakan pakaian yang terbuka atau melakukan perilaku yang bersifat seksual di tempat umum dapat dituntut sebagai tindakan tidak senonoh di tempat umum, dengan denda hingga 5.000 baht.

Dilarang bermain air di atap mobil
Membawa air di bak truk masih diperbolehkan, tetapi menaiki tepi bak truk atau berdiri di atap saat kendaraan bergerak dilarang, karena risiko jatuh, salah satu penyebab utama kecelakaan fatal selama Songkran.
Mengemudi dalam keadaan mabuk: sanksi berat
Pengemudi dengan kadar alkohol dalam darah di atas 50 mg% (atau di atas 20 mg% untuk mereka yang berusia di bawah 20 tahun) menghadapi hukuman penjara hingga satu tahun dan denda 5.000-20.000 baht. Berdasarkan undang-undang lalu lintas baru pada tahun 2026, pelanggaran berulang dalam dua tahun dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga dua tahun dan denda hingga 100.000 baht.
Dilarang ngebut
Kamera kecepatan di rute utama menuju daerah akan beroperasi 24 jam sehari, termasuk di jalan tol bebas biaya yang baru dibuka seperti M6 dan M81. Ngebut dapat dikenakan denda hingga 4.000 baht dan pengurangan poin SIM secara langsung.
Acara dan pengeras suara memerlukan izin
Penyelenggara acara kecil dan tempat hiburan harus meminta izin dari kantor distrik untuk penggunaan pengeras suara dan ruang acara. Kebisingan berlebihan di luar jam yang diizinkan dapat mengakibatkan denda berdasarkan undang-undang yang berlaku.



