Inggris dan AS Bahas Pemulihan Pelayaran di Selat Hormuz

PM Starmer mengunjungi negara-negara Teluk segera setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.


London, Suarathailand- Kantor Perdana Menteri Inggri melaporkan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melakukan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump membahas langkah-langkah praktis untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.

Starmer melakukan kunjungan resmi ke Qatar setelah mengunjungi Arab Saudi sehari sebelumnya.

Starmer mengunjungi negara-negara Teluk segera setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

"Perdana Menteri berbicara dengan Presiden Trump dari Qatar malam ini," kata kantor PM dalam sebuah pernyataan pada Kamis.

"Perdana Menteri menyampaikan hasil diskusinya dengan para pemimpin Teluk dan perencana militer di kawasan tentang perlunya memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, serta upaya Inggris untuk mengumpulkan para mitra guna menyepakati rencana yang dapat diterapkan."

"Para pemimpin membahas perlunya rencana praktis untuk melanjutkan kembali pelayaran secepat mungkin. Mereka sepakat untuk berbicara lagi segera," imbuh kantor tersebut.

Starmer juga melakukan pembicaraan dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi.

"Perdana Menteri menyambut baik gencatan senjata dan mendesak semua pihak untuk bekerja sama guna memastikan gencatan tersebut ditegakkan dan diubah menjadi perdamaian abadi di kawasan itu," menurut kantor itu.

"Terkait Selat Hormuz, para pemimpin membahas perlunya mendorong pemulihan arus barang secara bebas untuk mendukung rantai pasokan global," imbuh kantor tersebut.

Selain itu, beberapa pihak sepakat untuk terus memperkuat kerja sama antara Uni Emirat Arab dan Inggris.

Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran, dan memastikan bahwa Iran juga telah setuju untuk membuka Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran kemudian mengatakan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan AS pada Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.


Share: