Menlu Inonesia dan Sekjen PBB menekankan solusi damai dengan negosiasi untuk mengatasi konflik Rusia-Ukraina.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, bertemu Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Linda Thomas-Greenfield pada 6 Mei 2022 di New York. Menlu juga sempat melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Dalam pertemuan tersebut, isu G20, perang Rusia-Ukraina hingga Myanmar menjadi pembahasan utama. Dubes Thomas-Greenfield juga memuji presidensi G20 Indonesia.
Indonesia dan AS juga meneguhkan perlunya tindakan bersama untuk mengatasi ketahanan pangan global dan pentingnya menjaga integritas institusi multilateral yang kita ikut bangun bersama.
Kedua negara sepakat akan kebutuhan mendesak untuk mengimplementasikan Lima Poin Konsensus ASEAN terkait situasi di Myanmar, serta untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan secara tidak memihak kepada siapa saja di sana yang membutuhkan.
Menlu Retno dan Dubes Thomas-Greenfield juga sepakat untuk menegakkan hak-hak perempuan dan anak perempuan di Afghanistan. Juga agar Taliban mengizinkan anak perempuan di Afghanistan kembali ke sekolah menengah di seluruh negeri sesegera mungkin.
Selain Thomas-Greenfield, Menlu juga melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Guterres turut menyuarakan dukungannya atas Presidensi Indonesia di G20.
Sekjen juga memberikan pandangan mengenai situasi terakhir di Ukraina. Menlu dan Sekjen Guterres pun menekankan solusi damai dengan negosiasi untuk mengatasi konflik Rusia-Ukraina. (kemlu, medcom)




