Pengiriman 780 pasukan TNI ke UNIFIL merupakan bentuk komitmen Republik Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Jakarta, Suarathailand- Kantor berita antara melaporkan Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyebut Indonesia akan mengirimkan 780 orang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada 22 Mei 2026.
“22 (Mei 2026) rencananya. 780 prajurit TNI berangkat ke UNIFIL,” kata Sugiono yang ditemui setelah pernyataan pers bersama antara Indonesia dan Singapura di Jakarta, Selasa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa pengiriman pasukan TNI ke UNIFIL merupakan bentuk komitmen Republik Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Yvonne pun menyatakan gugurnya tiga prajurit UNIFIL Indonesia pada akhir Maret 2026 merupakan hal yang sangat disesalkan.
“Tapi komitmen kita terhadap perdamaian dan sesuai amanat konstitusi kita tentunya juga harus tetap jalan,” tambahnya.
Yvonne menekankan bahwa keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian itu merupakan hal yang tidak dapat dinegosiasikan.
Dia menyatakan bahwa keselamatan pasukan di lapangan harus dipastikan agar insiden serupa tidak terulang, salah satunya melalui kesiapan personel yang lebih matang.
Yvonne juga menyampaikan bahwa Indonesia terus mendesak PBB untuk terus melakukan investigasi yang menyeluruh, komprehensif, dan transparan.
“Preliminary investigation sudah selesai; proses masih berjalan; kita menghormati itu, tapi kita ingin memastikan hasilnya nanti akan ada. Wakil Tetap RI di New York juga terus berkomunikasi secara erat dengan PBB,” kata Yvonne.
Diketahui bahwa pengiriman 780 orang pasukan Indonesia ke Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada akhir Mei 2026 nanti merupakan rotasi yang bertujuan untuk menggantikan pasukan Indonesia di UNIFIL saat ini.



