Rakyat China sangat menghargai perdamaian. Landasan kebijakan China di Timur Tengah adalah mendorong rekonsiliasi dan perdamaian.
China, Suarathailand- Utusan khusus pemerintah China untuk masalah Timur Tengah, Zhai Jun, Senin (23/3), menegaskan bahwa pemerintahnya akan terus mengupayakan mediasi diplomatik selama konflik masih terjadi di Timur Tengah.
Zhai mengatakan dalam konferensi pers bahwa rakyat China sangat menghargai perdamaian. Kemudian, dia melanjutkan, landasan kebijakan China di Timur Tengah adalah mendorong rekonsiliasi dan perdamaian.
Zhai pun mengingatkan bahwa konflik di kawasan tersebut itu sudah menelan lebih dari 21.000 korban. Dan, seiring meluasnya api perang di Timur Tengah, perdagangan dan ekonomi global berada di bawah tekanan yang sangat besar.
"Begitu kotak pandora terbuka, dampaknya akan sangat besar. Pertempuran lebih lanjut tidak akan menghasilkan pemenang, melainkan hanya penderitaan besar bagi masyarakat di kawasan itu," kata dia.
Zhai mengatakan sebagai negara besar yang bertanggung jawab dan sahabat tulus bagi negara-negara di kawasan, China akan mempertahankan komunikasi dan koordinasi yang erat dengan para pihak, membantu meredakan ketegangan, membuka jalan bagi gencatan senjata, menjembatani dimulainya kembali dialog, serta melakukan upaya tanpa henti demi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.



