Bulgaria Hentikan Izin Penempatan Pesawat Militer AS di Sofia Akhir Juni

Pesawat KC-135 Stratotanker milik AS telah ditempatkan di Sofia sejak pertengahan Februari. Pada pertengahan Mei, enam di antaranya berada di bandara ibu kota Bulgaria.


Sofia, Suarathailand- Sputnik melaporkan Perdana Menteri Bulgaria Rumen Radev akan mengakhiri perizinan pesawat militer AS untuk berada di bandara Sofia pada akhir Juni.

Radev sebelumnya melakukan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump awal bulan ini, menekankan agar masalah visa bagi warga Bulgaria segera ditangani. Namun, permintaan itu belum mendapat tanggapan positif.

Warga Bulgaria termasuk di antara warga negara Uni Eropa yang belum mendapatkan fasilitas bebas visa untuk kunjungan wisata ke AS.

Menurut Kantor Berita Bulgaria (BTA), Radev di awal rapat kabinet pada Jumat (29/5) mengatakan belum ada tanggapan positif dari pihak AS mengenai masalah visa.

Dia menekankan Bulgaria memiliki prioritas dan prosedurnya sendiri, dan tidak dapat menyetujui permohonan perpanjangan izin penempatan pesawat militer AS di Bandara Sofia, meskipun dirinya "sepenuhnya memahami kerumitan prosedur regulasi dan kebutuhan akan waktu".

Pesawat KC-135 Stratotanker milik AS telah ditempatkan di Sofia sejak pertengahan Februari. Pada pertengahan Mei, enam di antaranya berada di bandara ibu kota Bulgaria tersebut, demikian media melaporkan.

Share: