Mutlak diperlukan langkah bersama masyarakat internasional untuk membangun ketahanan melawan terorisme.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar menyerukan dan mengajak seluruh lembaga nasional dan internasional agar bekerja sama memutus penyebaran terorisme dan radikalisme.
Boy menambahkan terorisme adalah kejahatan transnasional yang luar biasa. Oleh karena itu, mutlak diperlukan langkah bersama masyarakat internasional untuk membangun ketahanan melawan terorisme.
Hal tersebut disampaikan usai menerima kunjungan Komandan Royal College of Defense Studies (RCDS) Letjen Sir George Norton. RCDS adalah sebuah lembaga setingkat Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Indonesia.
Kepala BNPT mengibaratkan virus corona yang menjadi pandemi dunia, maka masyarakat internasional bersatu melawan pandemi hingga akhirnya mampu melewati ancaman secara baik dengan penemuan vaksin COVID-19.
"Seperti virus corona, bersama-sama dilawan dengan penemuan vaksin. Maka untuk memberantas radikalisme dan terorisme perlu ditemukan vaksin bersama," katanya, Rabu (25/5/2022).
Pada kesempatan itu, Boy mengenalkan tentang Indonesia yang kaya akan keragaman adat budaya dan salah satu yang tertinggi di dunia kepada Letjen Sir George Norton.
"Indonesia bisa bersatu berkat semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi satu," ujarnya.
Sementara itu, Komandan RCDS Inggris Letjen Sir George Norton menyatakan pentingnya pertemuan kedua belah pihak sebagai langkah kedua negara dalam memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme.
"Pertemuan ini memiliki arti penting dalam memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme antara Indonesia dan Inggris," kata Letjen Sir George Norton. (antara)




