Pemerintah Inggris disebut memprioritaskan pembangunan kapal hibrida dan berencana membatalkan pembuatan delapan kapal perusak Type 83 serta lima fregat Type 32.
Sputnik melaporkan, Suarathailand- Angkatan Laut Kerajaan Inggris akan memperoleh sedikitnya enam kapal perang hibrida yang mampu meluncurkan pesawat udara nirawak (UAV) maupun drone bawah laut..
Kapal tersebut akan menjadi armada pertama dengan multi kemampuan bagi Royal Navy, dan dijadwalkan mulai diterima angkatan laut negara kerajaan tersebut pada awal 2030-an. Rencana tersebut direncanakan diumumkan pada pekan depan.
Pemerintah Inggris disebut memprioritaskan pembangunan kapal hibrida dan berencana membatalkan pembuatan delapan kapal perusak Type 83 serta lima fregat Type 32.
Langkah itu mencerminkan pergeseran strategi menuju ketergantungan lebih besar kepada UAV dibandingkan perlengkapan militer tradisional.
The Times pada pekan lalu melaporkan pemerintah Inggris telah membatalkan rencana penggantian sejumlah kapal angkatan laut mereka yang menua demi mengalokasikan pendanaan bagi sistem nirawak dalam kerangka Rencana Investasi Pertahanan.



