20 Tentara Irak Tewas Diserang AS dan Arab Saudi, Irak Rapat Darurat

Serangan Saudi dan AS menghantam fasilitas mereka di Provinsi Baghdad, Wasit, Nineveh, Basra, Kirkuk, Karbala, dan Diyala,


Irak, Suarathailand- Anadolu melaporkan Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) Irak mengatakan 20 tentara tewas dan 32 lainnya terluka akibat serangan udara gabungan yang dilakukan Amerika Serikat - Arab Saudi selama satu malam.

PMF mengatakan serangan tersebut menghantam fasilitas mereka di Provinsi Baghdad, Wasit, Nineveh, Basra, Kirkuk, Karbala, dan Diyala, serta menyebabkan kerusakan parah pada markas, kendaraan militer, dan peralatan mereka.

PMF mengatakan komite khusus terus melakukan penilaian di lapangan untuk mengetahui secara menyeluruh tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Sementara itu Perdana Menteri (PM) Irak Ali al-Zaidi memerintahkan rapat darurat Dewan Menteri untuk Keamanan Nasional setelah serangan udara gabungan oleh Arab Saudi dan Amerika Serikat terhadap negara tersebut pada Rabu dini hari.

Dalam sebuah pernyataan, Satuan Media Keamanan Irak menyebutkan PM al-Zaidi, yang juga menjabat sebagai panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Irak, menginstruksikan dewan tersebut untuk segera mengadakan rapat sebagai tanggapan atas perkembangan situasi keamanan dan serangan udara yang menimpa negara tersebut.

Pernyataan resmi mengenai perkembangan situasi dan keputusan yang diambil dalam rapat akan diumumkan setelah pertemuan selesai, tambah pernyataan Satuan Media Keamanan Irak itu.

Share: