Wow, KRI Golok dan KRI dr Wahidin Sudirohusodo Kini Perkuat TNI AL

KRI dr Wahidin Sudirohusodo merupakan kapal rumah sakit asli buatan PT PAL Indonesia.

KRI Golok dan KRI dr Wahidin Sudirohusodo akan memperkuat tugas dan fungsi TNI AL. 

KRI Golok memang bakal masuk jajaran kapal cepat rudal TNI AL karena kemampuannya yang mumpuni. KRI Golok mempunyai kecepatan mencapai 30 knot. Kecepatan tinggi itu didapat karena konsep trimaran KRI Golok.

Selain kecepatan tinggi, KRI Golok juga sulit dideteksi oleh radar lawan. Material lambung KRI Golok juga dibuat dengan bahan komposit sehingga menyerap pantulan radar.

Walau berbahan komposit, lambung KRI Golok kuat menerjang ombak besar.

Kemudian kemampuan lain yang ada di KRI Golok yakni menembakkan 8 buah rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM).

KRI Golok direncanakan hendak memiliki rudal ini lantaran dalam video promosinya memperlihatkan demikian.

NSM merupakan rudal buatan Kongsberg Norwegia yang mampu menembak sasaran di laut dan di darat.

Rudal ini  bakal memulai era baru di TNI AL memiliki rudal serang darat jika NSM jadi di pasang di KRI Golok.


KRI dr Wahidin Sudirohusodo


Bukan cuma KRI Golok, TNI AL juga diperkuat dengan kapal bantu rumah sakit KRI dr Wahidin Sudirohusodo.

KRI dr Wahidin Sudirohusodo merupakan kapal rumah sakit asli buatan PT PAL Indonesia.

KRI dr Wahidin Sudirohusodo mengambil desain SSV PT PAL tapi peruntukannya sebagai kapal rumah sakit.

TNI AL membutuhkan kapal seperti ini karena akan sangat berguna memberikan bantuan kemanusiaan di seluruh penjuru Indonesia.

Spesifiksasi KRI dr Wahidin Sudirohusodo ialah panjang 124 meter, kecepatan maksimal 28 knot dan mampu menjelajah sangat jauh yakni 10.000 Nautical Mile karena tugasnya akan wara-wiri di seluruh Indonesia.

Ia mampu melakukan perawatan medis di dalam kapal sebanyak 159 pasien, juga mengangkut 4 ambulans, 3 mobile hospital, 1 mobile dekompresi, fasilitas X Ray dan CT Scan hingga ambulance boat.

KRI dr Wahidin Sudirohusodo juga bisa melaksanakan operasi medis tingkat berat karena ia setara Rumah Sakit Tipe C.

"Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yakni KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 buatan PT.PAL Indonesia dan KRI Golok-688 buatan PT. Lundin Industry Invest menambah kekuatan kapal bantuan (Power Support) dan kekuatan kapal tempur (Striking Force) jajaran Armada TNI Angkatan Laut, yang pada hari ini, Jumat, 14 Januari 2022 diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung Surabaya," lapor @tni_angkatan_laut. (tnial, ptpal, zj)


Share: