Waduh, Dana Robot Trading Bodong Mengalir ke 6 Klub Sepak Bola Indonesia

Aliran duit itu berbentuk sponsor. Perusahaan robot trading itu memasang iklan di klub sepak bola tersebut.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menyatakan PPATK menemukan aliran dana investasi bodong robot trading mengalir ke sekitar 6 klub sepak bola di tanah air. 

“Klub bolanya lebih dari satu, ada sekitar enam,” kata Ivan di kantornya, Jakarta, Jumat, 8 April 2022.

Ivan tak menjelaskan detail klub bola mana saja yang menerima aliran yang itu. Dia mengatakan aliran duit itu berbentuk sponsor. Perusahaan robot trading itu memasang iklan di klub sepak bola tersebut.

Jumlah uang yang digelontorkan untuk iklan itu, kata dia, mencapai miliaran rupiah.

Polisi sebelumnya menyatakan akan memeriksa manajemen Madura United dalam kasus Viral Blast. Pasalnya, manajer Madura United, Zainal Hudha Purnama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Zainal merupakan pemilik dari PT Trust Global Karya yang merupakan pengelola Viral Blast.  

Dia baru menjabat sebagai manajer Madura United pada akhir tahun 2021 sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Februari lalu. Dia akhirnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut. 

Selain Viral Blast, Bareskrim Polri saat ini juga tengah menyidik sejumlah kasus robot trading lainnya, seperti DNA Pro dan Fahrenheit. (antara, tempo)


Share: