Utusan Vietnam Akan Hadiri Pertemuan Perdana 'Dewan Perdamaian' Ide Trump

Pertemuan pertama dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari di Washington.


Hanoi, Suarathailand- Pemimpin tertinggi Vietnam, To Lam, akan berangkat ke Amerika Serikat minggu depan untuk pertemuan "Dewan Perdamaian" Presiden AS Donald Trump, menurut dua sumber yang diberi informasi tentang kunjungan tersebut kepada AFP pada hari Kamis (12 Februari).

Lam dikukuhkan kembali sebagai sekretaris jenderal Partai Komunis Vietnam pada bulan Januari, setelah meluncurkan reformasi berorientasi pertumbuhan yang luas yang digambarkan oleh para pejabat sebagai "revolusi".

Ia menerima undangan Trump untuk bergabung dengan "Dewan Perdamaian" sebagai negara anggota pendiri, demikian diumumkan oleh kementerian luar negeri bulan lalu.

Dewan tersebut, yang diketuai oleh Trump, awalnya dimaksudkan untuk mengawasi pembangunan kembali Jalur Gaza setelah dua tahun perang, tetapi piagamnya tampaknya meluas melampaui wilayah Palestina.

Pertemuan pertama dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari di Washington.

Lam mengatakan ia berkomitmen untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat dan komunitas internasional untuk memberikan "kontribusi positif" terhadap perdamaian Timur Tengah, demikian dilaporkan media pemerintah bulan lalu.

Vietnam dan Amerika Serikat saat ini sedang menegosiasikan kesepakatan perdagangan setelah Washington memberlakukan tarif 20 persen pada barang-barang Vietnam.

Kedua negara mengadakan putaran keenam pembicaraan awal bulan ini, tetapi belum mencapai kesepakatan akhir.

Pusat manufaktur Asia Tenggara ini terbukti sangat tangguh, mencatat pertumbuhan 8 persen tahun lalu meskipun ada pungutan baru AS yang dikhawatirkan banyak orang akan menghancurkan model pertumbuhan berorientasi ekspornya.

Vietnam mengalami lonjakan ekspor sebesar 28 persen ke Amerika Serikat pada tahun 2025 sementara surplus perdagangannya membengkak menjadi US$134 miliar, menurut statistik resmi.

Pemerintah Vietnam belum mengkonfirmasi atau mengumumkan secara publik perjalanan tersebut, yang akan menjadi kunjungan pertama Lam ke Amerika Serikat sejak tahun 2024.

Share: