AS, Suarathailand- Presiden Donald Trump pada hari Senin menyerukan Meksiko untuk meningkatkan upaya mereka dalam menargetkan kartel narkoba karena kekerasan meluas di negara tetangga selatan Amerika Serikat tersebut.
Pernyataan Trump ini muncul sehari setelah serangan militer menewaskan seorang gembong narkoba Meksiko yang terkenal.
“Meksiko harus meningkatkan upaya mereka dalam memerangi Kartel dan Narkoba!” tulisnya dalam sebuah unggahan di media sosial.
Sebelumnya militer Meksiko berhasil membunuh gembong narkoba Nemesio Oseguera atau lebih dikenal sebagai “El Mencho”. Nemesio tewas dalam operasi militer Meksiko pada hari Minggu (22 Februari). Hal ini memicu gelombang kerusuhan balasan di beberapa bagian negara.
Presiden Claudia Sheinbaum menghadapi tekanan yang semakin besar dari Washington untuk mengintensifkan perang melawan kartel narkoba yang dituduh memproduksi dan memperdagangkan narkotika, terutama opioid sintetis fentanyl, melintasi perbatasan ke AS.
Kementerian Pertahanan Meksiko mengatakan Oseguera, 60 tahun, arsitek Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), terluka selama operasi oleh pasukan khusus Meksiko di kota Tapalpa di pantai Pasifik Meksiko di negara bagian Jalisco, dan kemudian meninggal dalam tahanan.
Jenazahnya diangkut ke Mexico City pada Minggu sore dengan pengawalan ketat oleh pasukan Garda Nasional.
Sumber mengatakan pasukan Meksiko memimpin dan melakukan serangan tersebut dengan dukungan intelijen dari AS.




