Badan pengawas independen ini akan serupa dengan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) dan disebut akan berada di bawah naungan Komisi Sekuritas dan Bursa AS.
AS, Suarathailand- Bloomberg melaporkan Pemerintahan Donald Trump sedang menjajaki kemungkinan pembentukan badan pengatur independen untuk meninjau keamanan model kecerdasan buatan (AI).
Rencana tersebut disusun setelah para eksekutif di Silicon Valley menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap sejumlah langkah mendadak, yang baru-baru ini diambil AS, untuk memperlambat adopsi sistem AI canggih.
Badan pengawas independen ini akan serupa dengan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) dan disebut akan berada di bawah naungan Komisi Sekuritas dan Bursa AS.
Rencana yang sedang dikembangkan bersama dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent itu saat ini sedang ditinjau oleh Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles.
Mekanisme baru itu akan memungkinkan perwakilan dari kedua industri tersebut untuk memainkan peran lebih signifikan dalam pengembangan bersama standar keamanan AI.
Pengembang AI Anthropic pada akhir Juni mengumumkan Pemerintah AS telah memulihkan akses ke model AI terkuatnya, yakni Mythos 5, terhadap beberapa lembaga keamanan AS.
Sebelumnya, AS memblokir akses ke model Mythos 5 dan Fable 5 milik perusahaan tersebut bagi pemerintah dan warga negara asing atas pertimbangan keamanan nasional.
Kecerdasan buatan merupakan elemen kunci dalam agenda Presiden Donald Trump untuk mempertahankan keunggulan posisi AS di bidang teknologi, memastikan daya saing ekonomi, serta memperkuat keamanan nasional.




