Tiongkok juga memprotes latihan militer Garuda Shield 2021 antara Indonesia-AS.
Tiongkok mengirimkan surat protes kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia dan meminta Indonesia menghentikan pengeboran minyak dan gas di rig lepas pantai di Natuna.
Tiongkok mengklaim pengeboran minyak dan gas yang dilakukan Indonesia itu berada di wilayahnya.
“Jawaban kami sangat tegas, bahwa kami tidak akan menghentikan pengeboran karena itu adalah hak kedaulatan kami,” kata Muhammad Farhan, anggota parlemen Indonesia di komite keamanan nasional kepada Reuters.
Protes yang diajukan Tiongkok ke Indoesia ini belum pernah terjadi sebelumnya. Protes ini meningkatkan ketegangan atas sumber daya alam antara kedua negara di wilayah strategis dan ekonomi global yang bergejolak.
Negara terbesar di Asia Tenggara itu mengatakan ujung selatan Laut Cina Selatan adalah zona ekonomi eksklusifnya Indonesia di bawah Konvensi PBB tentang Hukum Laut dan menamakan wilayah itu sebagai Laut Natuna Utara pada 2017.
Tiongkok keberatan dengan perubahan nama dan bersikeras bahwa jalur laut itu berada dalam klaim teritorialnya yang luas di Laut China Selatan yang ditandai dengan “sembilan garis putus putus” berbentuk U.
Tiongkok dalam surat terpisah, juga memprotes latihan militer Garuda Shield 2021 antara Indonesia-Amerika Serikat. (reuters, mm)




