"Jumlah maksimum yang dapat dihitung untuk aset digital ke [modal bersih] perusahaan adalah 50% dari nilai aset."
Regulator sekuritas Thailand telah mengumumkan aturan baru yang akan membolehkan bisnis terkait mata uang digital/kripto memanfaatkan aset digital dalam menentukan dana modal bersih.
Melansir Coingeek.com Senin (23/11) petang, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand mengatakan perusahaan sekarang akan dapat memperhitungkan kepemilikan berbentuk aset digital pasca terjadi lonjakan aktivitas di bursa lokal. Langkah-langkah baru tersebut telah diperkenalkan untuk mendukung peningkatan volume perdagangan dengan mengizinkan pialang untuk bisa lebih fleksibel dalam mengelola likuiditasnya.
Menurut laporan The Bangkok Post, tindakan tersebut juga memungkinkan pengurangan berdasarkan kualitas aset yang dimiliki oleh perusahaan.
"Jumlah maksimum yang dapat dihitung untuk aset digital ke [modal bersih] perusahaan adalah 50% dari nilai aset."
Perusahaan yang mengoperasikan layanan aset digital sekarang akan diharuskan untuk menyimpan setidaknya 1% dari aset digital di dompet dingin (tidak terkoneksi dengan internet), atau setidaknya 5% harus disimpan pada penyimpanan daring, atau dompet panas yang terkoneksi dengan internet.
Perusahaan yang mengoperasikan layanan aset digital sekarang akan diharuskan untuk menyimpan setidaknya 1% dari aset digital di dompet dingin (tidak terkoneksi dengan internet), atau setidaknya 5% harus disimpan pada penyimpanan daring
Hal ini sebanding dengan kebutuhan syarat modal bersih yang saat ini sebesar 7%, dan akan memungkinkan perusahaan menjadi lebih likuid dalam menanggapi permintaan yang seringkali berubah dari pasar.
Pada bulan Agustus, SEC mengumumkan telah memberikan empat izin sementara kepada perusahaan mata uang digital Korea Selatan UpBit, yang diperlukan untuk berdagang di Thailand. Pada 2019, regulator juga memberikan persetujuan kepada SE Digital, anak perusahaan Seamico Securities, yang menjadi portal ICO pertama yang berlisensi untuk berdagang di negara tersebut.
Pada pukul 14.17 WIB, harga bitcoin stagnan di level $18.,476,5 menurut data Investing.com. (id.investing)




