Thailand Setujui Anggaran Rp229 Triliun untuk Tanggulangi Banjir dan Kekeringan

Rencana anggaran 3 tahun tersebut akan difokuskan pada daerah rawan banjir dan kekeringan, terutama di hilir sungai.

Bangkok, Suarathailand- Komite Sumber Daya Air Nasional pada hari Senin menyetujui rencana pengelolaan sumber daya air tiga tahun yang komprehensif yang akan membutuhkan sekitar 500 miliar baht (Rp229 tiliun) untuk mendanai tindakan pencegahan banjir dan kekeringan di seluruh Thailand.

Menteri Pertanian Thamanat Prompow membuat pengumuman tersebut kepada wartawan setelah menghadiri rapat komite yang diketuai oleh Perdana Menteri Srettha Thavisin.

Ia mengatakan Kantor Sumber Daya Air Nasional (ONWR) ditugaskan untuk mengawasi rencana pengelolaan sumber daya air tiga tahun tersebut. Kantor tersebut juga ditugaskan untuk mengajukan proposal pencarian dana 500 miliar baht kepada Kabinet untuk disetujui dalam bulan ini.

Rapat tersebut juga menugaskan ONWR untuk mencari persetujuan Kabinet untuk pendanaan 500 miliar baht dalam bulan ini.

Proyek-proyek di bawah rencana ini akan mencakup proyek-proyek baru dan yang sudah ada, kata Thamanat. Ia menambahkan bahwa rencana tersebut akan mencakup proyek-proyek untuk mengelola sumber daya air di daerah-daerah yang rawan banjir.

Menteri tersebut juga mengatakan bahwa ONWR akan mempercepat penyusunan langkah-langkah untuk mencegah banjir yang diperkirakan akan melanda beberapa bagian negara tersebut dalam tiga atau empat bulan ke depan.

Ia mengatakan rencana tiga tahun tersebut akan mencakup pembangunan lebih banyak bendungan atau waduk di daerah hulu sungai, yang menciptakan limpasan yang menggenangi daerah hilir.

Rencana tiga tahun tersebut juga akan mengharuskan penggunaan tanah negara di bawah Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Keuangan untuk pencegahan banjir dan kekeringan.

Share: