Dengan meningkatkan stabilitas ekonomi di Thailand Selatan, Perdana Menteri berharap keamanan di kawasan menunjukkan perbaikan.
Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha akan naik penerbangan pertama ke Bandara baru Betong di Yala untuk meresmikan pembuka bandara baru Betong, Senin (14/3).
Perdana Menteri berharap bandara baru Betong akan mendorong pembangunan ekonomi di Thailand Selatan, mendorong perdagangan domestik dan internasional serta meningkatkan keamanan di daerah tersebut.
Bandara yang dibangun sejak 2017 hingga 2019, siap menyambut penumpang baik penerbangan domestik maupun internasional.
Bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 7.000 meter persegi, dirancang untuk melayani 300 penumpang per jam atau 876.000 penumpang per tahun serta landasan pacu 1800 meter dirancang untuk pesawat kecil
PM Prayut berharap Bandara Betong akan merangsang pariwisata ke tiga provinsi perbatasan selatan Yala, Narathiwat dan Pattani.
Juru Bicara Kantor Perdana Menteri Thanakorn Wangboongkongchan mengatakan Bandara ini akan mendorong kerja sama perdagangan dan investasi baik di dalam dan di luar negeri, terutama dengan Malaysia dan Singapura.
Dengan meningkatkan stabilitas ekonomi di tiga provinsi perbatasan itu, PM berharap keamanan di kawasan yang dilanda konflik sejak 2004 itu akhirnya menunjukkan tanda-tanda perbaikan.




