Armada angkatan laut Indonesia ternyata masih tertinggal dari Thailand.
Laporan terbaru dari Global Fire Power mengungkapkan bahwa Indonesia jadi negara dengan kekuatan tempur terbesar di Asia Tenggara untuk tahun 2020. Namun, armada angkatan lautnya ternyata masih tertinggal dari Thailand.
Asia Tenggara jadi salah satu kawasan paling dinamis di dunia. Berada di titik perairan strategis, negara-negara di kawasan ini cukup fokus membangun kekuatan tempur laut mereka.
Kekuatan armada angkatan laut Indonesia justru lebih sedikit dari Thailand yang hanya memiliki garis pantai sepanjang 3.200 km saja.
Seperti kita ketahui, Indonesia menjadi negara terbesar di kawasan ini dengan garis pantai sepanjang lebih dari 99.000 km. Sayangnya, kekuatan armada angkatan laut Indonesia justru lebih sedikit dari Thailand yang hanya memiliki garis pantai sepanjang 3.200 km saja.
Secara umum, Global Fire Power menempatkan Indonesia sebagai negara Asia Tenggara dengan kekuatan tempur terbesar, dengan indeks 0.2544. Disusul oleh Vietnam (0.3559), Thailand (0.3571), Myanmar (0.5691), dan Malaysia (0.6546).
Indonesia hanya memiliki 282 aset. Tertinggal dari Thailand yang saat ini memiliki 292 aset.
Jika dirinci lebih lanjut, angkatan laut Indonesia hanya memiliki 282 aset. Tertinggal dari Thailand yang saat ini memiliki 292 aset.
Berikut ini daftar 5 negara negara ASEAN dengan armada angkatan laut terbanyak:
1. Thailand : 292 aset (1 kapal induk, 7 fregat, 7 korvet, 5 penyapu ranjau, 238 kapal patroli)
2. Indonesia : 282 aset (7 fregat, 24 korvet, 5 kapal selam, 10 penyapu ranjau, 156 kapal patroli)
3. Myanmar : 187 aset (5 fregat, 3 korvet, 1 kapal selam, 2 penyapu ranjau, 117 kapal patroli)
4. Filipina : 103 aset (2 fregat, 1 korvet, 76 kapal patroli)
5. Vietnam : 65 aset (9 fregat, 14 korvet, 6 kapal selam, 8 penyapu ranjau, 26 kapal patroli)




