Masyarakat harus menjaga kesehatan akibat panas ekstrem dengan menghindari bekerja atau beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.
Departemen Meteorologi Thailand (TMD) mengeluarkan peringatan panas yang parah pada Minggu (28/4) karena suhu diperkirakan akan melonjak hingga 44 derajat Celsius. Warga diimbau untuk berhati-hati dan menghindari aktivitas berkepanjangan di area terbuka.
Sistem tekanan tinggi yang disebabkan oleh panas yang hebat telah menyelimuti bagian atas Thailand, menyebabkan kondisi cuaca yang umumnya panas hingga sangat panas secara nasional, disertai dengan hujan petir yang tersebar.

Masyarakat harus menjaga kesehatan akibat panas ekstrem dengan menghindari bekerja atau beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama. Meskipun bagian bawah timur laut dan timur mengalami angin tenggara dan barat daya, hal ini sesekali mengakibatkan badai petir di wilayah tersebut. Warga diimbau mewaspadai bahaya yang ditimbulkan badai tersebut.
Selama periode ini, wilayah utara, timur laut, dan tengah atas mengalami akumulasi partikel debu dan asap dalam jumlah sedang hingga tinggi karena lemahnya angin dan buruknya sirkulasi udara di wilayah tersebut.
Prakiraan cuaca memperkirakan cuaca sangat panas secara umum di wilayah utara, dengan awan tidak merata di siang hari. Suhu minimum berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celcius, dengan suhu maksimum mencapai 39 hingga 44 derajat Celcius. Angin barat daya bertiup dengan kecepatan 5 hingga 15 kilometer per jam.
Wilayah timur laut juga mengalami kondisi yang umumnya terik dengan badai petir yang terisolasi, terutama di bagian bawah wilayah tersebut. Suhu terendah berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celcius, sedangkan suhu tertinggi dapat mencapai 42 hingga 44 derajat Celcius, dengan kecepatan angin barat daya 10 hingga 20 kilometer per jam.
Suhu naik

Di wilayah tengah, panasnya sangat menyengat, dan diperkirakan akan berawan di siang hari. Suhu minimum adalah 26 hingga 29 derajat Celcius, dan suhu maksimum dapat melonjak hingga 39 hingga 44 derajat Celcius, dengan kecepatan angin barat daya 10 hingga 20 kilometer per jam.
Wilayah timur umumnya panas, dengan beberapa titik sangat panas dan terjadinya badai petir, sebagian besar terjadi di wilayah rendah. Suhu dapat mencapai 26 hingga 30 derajat Celcius dan setinggi 35 hingga 42 derajat Celcius, dengan kecepatan angin selatan 10 hingga 30 kilometer per jam, menyebabkan gelombang kurang dari 1 meter, dan lebih tinggi lagi di daerah yang terkena dampak badai.
Untuk wilayah selatan (pantai timur), cuaca umumnya panas, titik panas sangat tinggi dan 20% wilayah mengalami badai petir, khususnya di provinsi Surat Thani, Nakhon Si Thammarat, Songkhla, Pattani, Yala, dan Narathiwat. Suhu berkisar antara 24 hingga 28 derajat Celcius hingga 35 hingga 41 derajat Celcius, dengan kecepatan angin tenggara 10 hingga 30 kilometer per jam, dan tinggi gelombang laut kurang dari 1 meter, tetapi lebih tinggi saat terjadi badai petir.
Di wilayah selatan (pantai barat), cuaca umumnya panas, dengan 20% wilayah diperkirakan akan terjadi badai petir, terutama di provinsi Ranong, Phang Nga, Krabi, Trang, dan Satun. Suhu bervariasi dari minimum 25 hingga 29 derajat Celcius hingga maksimum 35 hingga 38 derajat Celcius, dengan kecepatan angin tenggara 10 hingga 30 kilometer per jam, menyebabkan gelombang laut tetap di bawah 1 meter dan lebih tinggi di daerah yang terkena dampak badai.
Bangkok dan sekitarnya juga umumnya mengalami cuaca panas dengan awan tidak merata di siang hari. Suhu diperkirakan berkisar antara 28 hingga 30 derajat Celcius pada suhu terendah hingga 35 hingga 42 derajat Celcius pada suhu tertinggi, dengan kecepatan angin barat daya 10 hingga 25 kilometer per jam, lapor KhaoSod.
Masyarakat harus tetap berhati-hati akan potensi panas ekstrem dan menyarankan agar tidak berada di ruang terbuka, karena 11 provinsi diperkirakan akan menghadapi badai petir. (thaiger)




