Samut Sakhon jadi zona bencana usai temuan 13.450 ton limbah kadmium
Thailand sedang menyelidiki temuan 13.450 limbah Kadmium ilegal di pabrik peleburan di distrik Mueang. Tidak hanyaitu polisi Thailand juga menemukan 1.000 ton limbah Kadmium lainnya di sebuah pabrik di Samut Sakhon. Jumlah ini menambah limbah berbahaya yang diambil dari pabrik peleburan seng di daerah Tak menjadi 9.500 ton dan dibuang secara tidak memadai.

Menteri Perindustrian Pimphattra Wichaikul mengatakan pejabat Kantor Industri Samut Sakhon dan polisi memeriksa sebuah pabrik di Tambon Bang Nam Juen dan menemukan 1.000 ton lebih limbah kadmium. Kadmium dapat bersifat karsinogenik jika meresap ke dalam sumber air.
Pabrik itu didirikan untuk melebur tembaga dan mendaur ulang limbah tembaga, kata menteri.
Beberapa kantong limbah ditemukan di luar gedung pabrik, sehingga petugas memerintahkan pabrik untuk memindahkan semua kantong yang ada di dalamnya untuk mencegah kebocoran kantong ke pabrik peleburan bijih seng di Tak, tempat asal limbah tersebut.
Sepert diketahui Kementerian Perindustrian telah menemukan 13 ribu ton limbah kadmium di distrik Muang Tak dan libah tersebut telah dijual ke sebuah pabrik di Samut Sakhon.
Para pejabat menelusuri limbah tersebut hingga ke pabrik di Samut Sakhon dan hanya menemukan 2.500 ton limbah kadmium di sana, sehingga mereka dikirim untuk mencari sisa limbah berbahaya tersebut karena takut bocor dan menyebabkan kerusakan lingkungan.




