Thailand Ambisius Targetkan 270 Juta Penumpang Pesawat pada 2037

Langkah ini akan mendorong Thailand ke dalam lima negara teratas dalam hal logistik udara di kawasan.

Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) meluncurkan strategi tiga tahap untuk memperkuat posisinya sebagai kekuatan penerbangan di Asia Pasifik.

Rencana ambisius ini bertujuan meningkatkan kapasitas penumpang udara hingga mencapai 270 juta penumpang setiap tahunnya pada tahun 2037. Langkah ini akan mendorong Thailand ke dalam lima negara teratas dalam hal logistik udara di kawasan.

Inisiatif ini, yang merupakan bagian dari kampanye pemerintah Ignite Thailand yang diluncurkan pada bulan Februari, bertujuan untuk mengubah Thailand menjadi pusat pariwisata, perawatan medis, makanan, penerbangan, logistik, kendaraan listrik, ekonomi digital, dan keuangan pada tahun 2030.

Tahap awal, ditargetkan selesai tahun depan, berfokus pada peningkatan kapasitas bandara Thailand untuk menangani 1,2 juta penerbangan dan 180 juta penumpang setiap tahunnya. CAAT bertujuan untuk mengurangi waktu transit minimum (MCT) untuk penerbangan internasional menjadi tidak lebih dari 75 menit.

Pada tahap kedua, direncanakan tahun 2026 dan 2028, target kapasitas akan meningkat menjadi 1,4 juta penerbangan dan 210 juta penumpang per tahun pada tahun 2028. Selain itu, MCT akan dikurangi menjadi maksimal 60 menit.

Tahap terakhir, dijadwalkan pada tahun 2029 hingga 2037, akan meningkatkan kapasitas menjadi 2,1 juta penerbangan dan 270 juta penumpang setiap tahunnya pada tahun 2037, dengan waktu tempuh MCT turun menjadi di bawah 45 menit.

CAAT menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai penerbangan dan instansi terkait. Ini termasuk Departemen Bandar Udara, Bandara Thailand Plc, Radio Aeronautika Thailand, Pusat Pelatihan Penerbangan Sipil, dan Hotel Bandara Suvarnabhumi, lapor The Nation.

Visi CAAT adalah mempersiapkan infrastruktur udara Thailand untuk pertumbuhan ekonomi di masa depan, memperkuat dan memperluas rute logistik udara agar terhubung dengan jaringan global dan mempromosikan pariwisata domestik dan internasional.

Share: