1,5 juta dosis vaksin Pfizer yang disumbangkan AS akan tiba di Thailand pada 29 Juli.
Pemerintah Thailand telah menandatangani perjanjian pasokan untuk 20 juta dosis vaksin Pfizer Covid-19. Pengiriman vaksin diharapkan pada kuartal keempat tahun ini. Tidak disebutkan berapa nilai kesepakatan pembelian vaksin tersebut.
Opas Karnkawinpong, direktur jenderal Departemen Pengendalian Penyakit, menandatangani perjanjian dengan Deborah Seifert, Country Manager Pfizer (Thailand) Ltd dan Indochina.
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Anutin Charnvirakul, wakilnya Sathit Pitutecha, dan sekretaris tetap kesehatan masyarakat Dr Kiattiphum Wongrajit menyaksikan penandatanganan tersebut di Kementerian Kesehatan Masyarakat di Nonthaburi.
“Kami sangat senang telah menandatangani perjanjian penting ini dengan pemerintah Thailand sebagai bagian dari komitmen bersama kami untuk menjadi bagian dari upaya negara itu untuk menurunkan infeksi Covid-19," kata Seifert.
Seifert menambahakan perjanjian ini menegaskan kembali komitmen Pfizer untuk memenuhi janji untuk menyediakan publik dengan vaksin yang aman dan efektif melawan virus ini serta untuk memperluas akses yang adil ke vaksin Covid-19 di seluruh dunia,
Mr Anutin mengatakan Thailand telah bekerja sama dengan Pfizer Co selama tiga bulan terakhir. Menurut laporan, Thailand memutuskan untuk membelinya pada akhir April.
Dr Opas mengatakan 1,5 juta dosis vaksin Pfizer yang disumbangkan oleh AS akan mencapai negara itu pada 29 Juli. Menurut halaman Facebook Kedutaan Besar AS di Bangkok, batch tersebut bernilai US$30 juta (sekitar 984 juta baht).
"Donasi ini, dan jutaan dosis yang diberikan Amerika Serikat ke negara-negara tetangga, akan membantu Thailand dan kawasan itu mempercepat kampanye vaksinasi, menjaga populasi mereka tetap aman, dan memastikan bahwa ekonomi mereka dapat pulih dengan cepat," tulis postingan tersebut.
Dr Opas mengatakan vaksin yang disumbangkan ini akan diberikan kepada tenaga medis garis depan dan petugas kesehatan sebagai dosis booster, orang tua dan mereka yang memiliki tujuh penyakit yang mendasarinya, serta orang asing yang tinggal di daerah infeksi tinggi.
Inokulasi ketiga kelompok ini akan dimulai bulan depan. Thailand juga telah merencanakan untuk membeli 50 juta dosis vaksin lagi tahun depan.
Food and Drug Administration (FDA) Thailand menyetujui suntikan Pfizer untuk penggunaan darurat pada 24 Juni sebagai vaksin virus corona keenam. Ini digunakan sebagai rejimen dua dosis yang diberikan terpisah 21 hari.




