Qatar Sebut Negosiasi Iran-AS Berlanjut di Tengah Ketegangan Regional

“Negosiasi masih berlangsung. Kami melihat adanya komunikasi antara kedua pihak,” kata Ansari,


Qatar, Suarathailand- Sputnik melaporkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS) masih berlangsung, dengan kedua pihak terus menjalin komunikasi di tengah meningkatnya ketegangan regional.

“Negosiasi masih berlangsung. Kami melihat adanya komunikasi antara kedua pihak,” kata Ansari, yang juga menjabat sebagai penasihat Perdana Menteri Qatar, dalam Forum Keamanan Global di Doha, Selasa.

Dia mengatakan pembicaraan juga berlangsung dengan mitra-mitra regional dan berharap proses tersebut pada akhirnya menghasilkan kesepakatan, meskipun kondisi di lapangan semakin sulit.

“Eskalasi yang dibiarkan tanpa kendali akan membuat kita terus bergerak menuju perang regional yang meluas hingga melampaui batas-batas kawasan kita,” ujarnya.

Ansari mengatakan proses negosiasi saat ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya yang menjadikan gencatan senjata sebagai jalan menuju perundingan. Namun, upaya tersebut pada akhirnya gagal dan pertempuran kembali terjadi.

“Gencatan senjata pada dasarnya adalah pintu yang membuka jalan menuju suatu tujuan, bukan tujuan itu sendiri,” katanya.

Juru bicara tersebut juga menambahkan bahwa gencatan senjata sebelumnya “kembali runtuh”.

Mengenai Yaman, Ansari mengatakan konflik di negara tersebut mungkin berkaitan dengan ketegangan yang melibatkan Iran, tetapi juga memiliki dinamika tersendiri. Dia menggambarkan perkembangan terbaru sebagai bagian dari eskalasi bertahap yang dimulai pada 2023.

“Satu-satunya cara untuk memastikan hal itu tidak berlanjut adalah dengan mulai meredakan semua konflik ini secara bersamaan,” ujarnya.

Ansari juga menyampaikan kekhawatiran atas pernyataan politik yang disampaikan para pejabat Israel. Menurut dia, ketidakstabilan regional tidak seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan politik dalam negeri.


Share: