Populasi Masyarakat Thailand Sangat Beragam dan Harmoni

Ada 3.494 masjid di Thailand pada 2007, terbanyak berada di Provinsi Pattani.

 

> Umat Buddha juga memahami Muslim tidak mengonsumsi babi dan alkohol.

> Muslim terbesar berada di Ibu Kota Bangkok dan seluruh wilayah selatan.

> Populasi Muslim Thailand sangat beragam dari warga lokal hingga China.



Umat beragama di Thailand selama ratusan tahun hidup berdampingan dengan damai. Bahkan, penganut Buddha juga merayakan momen keagamaan, seperti Ramadhan. Anak-anak bermain bersama dan semua orang merayakannya. 

Umat Buddha juga memahami Muslim tidak mengonsumsi babi atau minum alkohol. Biasanya, mereka memberi makanan yang halal.

Pendapat populer mempercayai mayoritas Muslim berada di tiga provinsi paling selatan Thailand, yakni Yala, Pattani, dan Narathiwat. Tapi, hasil riset Kementerian Luar Negeri menunjukkan, hanya 18 persen Muslim tinggal di tiga provinsi tersebut. Sisanya, menyebar di seluruh Thailand. 

Konsentrasi Muslim terbesar berada di Ibu Kota Bangkok dan seluruh wilayah selatan. Populasi yang berada di Provinsi Satun yang berbatasan dengan Malaysia juga didominasi Muslim.

Data Kantor Statistik Nasional mencatat pada 2005 Muslim di Thailand selatan berjumlah 30,4 persen dari seluruh populasi di atas usia 15 tahun. Sedangkan, kurang dari tiga persen menyebar di seluruh negeri.

Populasi Muslim Thailand sangat beragam. Mereka imigran yang berasal dari Cina, Pakistan, Kamboja, Bangladesh, Malaysia, dan Indonesia. Ada juga yang merupakan warga Thailand asli. Sekitar dua pertiga Muslim di Thailand berasal dari Malaysia.

Pada 2007, Kantor Statistik Nasional mengungkapkan, ada 3.494 masjid di Thailand. Masjid terbanyak berada di Provinsi Pattani dengan 636 buah. Menurut Departemen Urusan Agama (RAD), 90 persen masjid adalah Sunni. Sisanya adalah Syiah.

Share: