PM Paetongtarn akan Kunjungi Thailand Selatan Pasca-Serangan 2 Bom

Paetongtarn akan mengunjungi Yala, Pattani, dan Narathiwat terutama untuk memantau kemajuan pembangunan infrastruktur dasar.


Thailand Selatana, Suarathailand- Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dijadwalkan mengunjungi tiga provinsi perbatasan selatan  tak lama setelah dua serangan bom di Pattani dan Narathiwat yang menewaskan dua orang dan melukai beberapa lainnya.

Juru bicara pemerintah Jirayu Houngsub menyatakan PM Paetongtarn akan mengunjungi Yala, Pattani, dan Narathiwat terutama untuk memantau kemajuan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk jalan raya, dan untuk bertemu dengan para pemimpin agama setempat serta membahas berbagai masalah dengan operator kapal penangkap ikan.

Perhentian pertamanya adalah di Universitas Princess of Naradhiwas di distrik Mueang, Narathiwat, tempat ia akan bertemu dengan para mahasiswa dan orang tua mereka yang menghadiri pameran restrukturisasi utang di universitas tersebut.

Perdana Menteri juga akan mengadakan pertemuan dengan lembaga pemerintah terkait di aula pertemuan universitas, di mana ia akan menerima pengarahan tentang kemajuan proyek-proyek utama, termasuk pembangunan jembatan di atas Sungai Kolok di distrik Sungai Kolok, Narathiwat, dan jalur kereta api ganda yang menghubungkan Hat Yai di Songkhla ke Sungai Kolok.

Dari Narathiwat, Perdana Menteri akan melakukan perjalanan ke Sekolah Mulniti Thamavitya di Yala untuk bertemu dengan para pemimpin agama dan siswa. Setelah pertemuan ini, ia akan mengunjungi dermaga polisi laut di Tambon Ru Samilae di distrik Mueang, Pattani, untuk berinteraksi dengan operator kapal penangkap ikan.

Selama di Pattani, ia juga akan diberi pengarahan tentang kemajuan proyek pengerukan jalur air di sepanjang pantai Pattani dan pembangunan dermaga di provinsi tersebut.

Jirayu mengatakan bahwa Perdana Menteri akan memimpin upacara di Aula Provinsi Pattani untuk memberikan pinjaman lunak kepada UKM di tiga provinsi perbatasan selatan. Ia diharapkan kembali ke Bangkok pada malam yang sama.

Keamanan akan diperketat selama kunjungan Perdana Menteri ke Deep South yang bergolak, menyusul dua serangan bom baru-baru ini pada hari Senin dan Selasa.

Pada hari Selasa, dua polisi patroli perbatasan, yang juga mengajar di sebuah sekolah di distrik Si Sakhon, Narathiwat, tewas ketika pemberontak meledakkan bom rakitan untuk menyergap truk pikap mereka dalam perjalanan ke sekolah.

Pada hari Senin pagi, seorang turis Malaysia dan sembilan polisi Thailand serta relawan pertahanan terluka ketika pemberontak meledakkan bom rakitan yang disembunyikan di sebuah sepeda motor yang diparkir di dekat kantor polisi di distrik Mueang, Pattani.

Menurut statistik dari Komando Depan Kepolisian Kerajaan Thailand, pemberontak telah melakukan 80 serangan "bom sepeda motor" antara tahun 2012 dan 2024. Rincian serangannya adalah sebagai berikut:

2012-2013: 18 bom

2014: 21 bom

2015: 8 bom

2016: 13 bom

2017: 7 bom

2018: 5 bom

2019: 2 bom

2020: 2 bom

2021: 1 bom

2022: 1 bom

2023: Tidak ada

2024: 2 bom

Share: