Penggugat AS Kecam Media Sosial Picu Candu dan Rusak Kesehatan Mental

Meta, pemilik Instagram, dan YouTube milik Google dengan sengaja merancang aplikasi adiktif yang merusak kesehatan mentalnya.


AS, Suarathailand- Penggugat dalam persidangan media sosial yang sensasional di Los Angeles memberikan kesaksian pada hari Kamis, mengatakan kepada juri bahwa ia tidak dapat mengendalikan penggunaan YouTube dan Instagram-nya saat masih kecil.

Kaley G.M., seorang warga California berusia 20 tahun, menggambarkan gambaran mengerikan tentang kecanduan media sosial yang dimulai ketika ia berusia enam tahun dan yang menurutnya memperburuk masalah kesehatan mentalnya, termasuk depresi, masalah citra tubuh, dan tindakan menyakiti diri sendiri.

"Saya masih sangat muda dan saya menghabiskan seluruh waktu saya di sana," kata Kaley saat ditanya mengapa ia merasa kecanduan YouTube. "Setiap kali saya mencoba menjauhkan diri darinya, itu tidak berhasil."

Bahkan ketika ia diintimidasi di Instagram, ia tetap menggunakan aplikasi tersebut. "Jika saya tidak menggunakannya, saya merasa seperti kehilangan sesuatu."

Persidangan penting ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Maret, ketika juri akan memutuskan apakah Meta, pemilik Instagram, dan YouTube milik Google dengan sengaja merancang aplikasi adiktif yang merusak kesehatan mentalnya.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, memberikan kesaksian pekan lalu dan membantah tuduhan bahwa perusahaan media sosialnya telah berbuat terlalu sedikit untuk mencegah pengguna di bawah umur menggunakan platformnya dan telah mengambil keuntungan dari kehadiran mereka.

Dalam kesaksian yang sangat dinantikan tersebut, Kaley menjawab pertanyaan dari pengacaranya, yang berusaha menggambarkan dirinya sebagai pengguna yang rapuh secara emosional yang terjerat sejak kecil oleh YouTube dan Instagram dan penggunaan aplikasi tersebut menyebabkan kerusakan jangka panjang padanya.

"Saya sangat gugup," kata Kaley, mengenakan kardigan merah muda pucat, saat memulai kesaksiannya, yang akan mencakup pemeriksaan silang oleh pengacara dari Meta dan Google.

Kaley menggambarkan adegan dari masa kecilnya di mana ibunya menyuruhnya meninggalkan ponselnya di ruang tamu pada malam hari, hanya untuk mengambilnya setelah ibunya tidur dan mengembalikannya sebelum pagi.

"Saya akan sangat kecewa," katanya, ketika akses ke aplikasi tersebut ditolak.

Pengacaranya, Mark Lanier, mengatakan catatan pengadilan menunjukkan bahwa pada suatu hari ia menghabiskan waktu 16 jam di Instagram.

Ia mengatakan ibunya mendorongnya untuk menjalani terapi sekitar usia 12 tahun, dan selama sesi pertama ia mengatakan tidak dapat berinteraksi dengan keluarganya di rumah karena "kekhawatiran berlebihan akibat media sosial."

"Saya berhenti berinteraksi dengan mereka sebanyak sebelumnya karena saya menghabiskan seluruh waktu saya di media sosial," kenangnya.

Ia juga menggambarkan penggunaan filter yang berlebihan di Instagram sejak usia muda untuk membuat matanya lebih besar dan telinganya lebih kecil. Juri diperlihatkan sebuah video di mana ia mengeluh tentang kegemukan.

Saat diperlihatkan spanduk yang menampilkan puluhan foto Instagram-nya, Kaley mengatakan "hampir semuanya menggunakan filter."

Ketika ditanya apakah hidup, kesehatan, tidur, dan nilai akademiknya akan lebih baik tanpa media sosial, Kaley menjawab: "Ya."


- Mencari Pekerjaan di Bidang Media Sosial -

Dalam sebuah kejadian yang mengejutkan, Kaley mengatakan bahwa ia ingin menjadi manajer media sosial dan memanfaatkan keterampilan yang telah ia kembangkan sejak usia muda.

Kasus Kaley G.M. adalah yang pertama dari tiga persidangan yang diperkirakan akan berlangsung di pengadilan yang sama, yang akan membantu menentukan apakah Google dan Meta sengaja merancang platform mereka untuk mendorong penggunaan kompulsif di kalangan anak muda, sehingga merusak kesehatan mental mereka.

Hasil persidangan di Los Angeles diharapkan dapat menetapkan standar untuk menyelesaikan ribuan gugatan yang menyalahkan media sosial karena memicu epidemi depresi, kecemasan, gangguan makan, dan bunuh diri di kalangan anak muda.

Gugatan serupa, termasuk beberapa yang diajukan oleh distrik sekolah, sedang diproses di pengadilan federal di California Utara dan pengadilan negara bagian di seluruh negeri.

Share: