Panglima TNI Luncurkan Tim Respons Cepat Tangani Ancaman Siber

"Saat perang terjadi, 'cyber warfare' sudah bertempur terlebih dahulu, namun alutsista (hardware) masih belum terlibat,"

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan tim respons cepat insiden ancaman keamanan siber, Rabu 9 Februari 2022. 

Tim Military Computer Security Insident Response Team (Mil-CSIRT) TNI ini diluncurkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian dan Komandan Satsiber TNI Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 9 Februari kemarin dikutip dari Antara.

Panglima TNI dalam siaran persnya menjelaskan program Military Computer Security Insident Response Team ini sangat bagus. Masalahnya TNI memiliki banyak sekali keterbatasan termasuk sumber daya manusia (SDM).

Jenderal Andika Perkas berharap BSSN dapat memandu TNI dengan mengirimkan timnya untuk selalu memberikan asistensi, karena BSSN mempunyai link secara internasional dan selalu mendapatkan update perkembangan siber yang memang sangat cepat.

"Saat perang terjadi, 'cyber warfare' sudah bertempur terlebih dahulu, namun alutsista (hardware) masih belum terlibat," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini pula.

Share: