“Perang kita dengan musuh adalah perang gesekan, perang yang tidak akan pernah berakhir,” kata Brigjen Asadi pada hari Sabtu.
Teheran, Suarathailand- Farasnews melaporkan Wakil Kepala Inspeksi di Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi, menekankan pasukan Iran sedang menghitung mundur menit untuk menyambut pasukan AS jika terjadi invasi darat.
“Perang kita dengan musuh adalah perang gesekan, perang yang tidak akan pernah berakhir,” kata Brigjen Asadi pada hari Sabtu.
Presiden Donald Trump telah berulang kali mengancam akan menduduki Kharg selama perang.
Kharg adalah jantung industri minyak Iran. Letaknya 55 km (34 mil) dari pantai Iran di provinsi Bushehr.
Pejabat militer Iran itu juga menolak komentar dari Trump bahwa mereka “semakin serius” tentang negosiasi, yang menunjukkan bahwa Teheran menyambut prospek invasi darat oleh tentara Amerika.
“Kami memohon kepada Tuhan agar pasukan darat tentara Amerika yang agresor berada dalam posisi di mana kami dapat terlibat dalam pertempuran darat dengan mereka,” tambahnya.




