Kemenag masih fokus pada pelaksanaan operasional haji dengan kuota yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief menyebut pemerintah belum menerima surat resmi terkait informasi penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu untuk Indonesia.
Hilman menyebut saat ini pihaknya masih fokus pada pelaksanaan operasional haji dengan kuota yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Kementerian Agama (Kemenag) berharap keberangkatan mereka dan pelaksanaan hajinya bisa berjalan dengan lancar.
Terkait kesiapan skema atau pengaturan dari Kemenag apabila benar Indonesia mendapat kuota tambahan, ia menyebut hingga saat ini belum membahas hal-hal tersebut.
"Belum ada (persiapan), karena waktunya juga sangat pendek. Sebagain besar petugas sudah di Saudi. Kami masih fokus kepada kuota yang ada agar lancar berangkat," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto menyebut mendapat kabar seputar penambahan 10 ribu kuota ibadah haji untuk Indonesia dari Pemerintah Arab Saudi.
"Kita dapat kabar dari Kementerian Agama tadi malam, ada penambahan 10 ribu kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia," kata Yandri di kompleks gedung MPR/DPR, Rabu (22/6).
Yandri lantas mengatakan pihaknya akan menggelar rapat bersama Kemenag untuk membicarakan penambahan kuota haji ini, mengingat puncak musim haji tahun ini yang semakin dekat. (kemenag)




