Indonesia masih berstatus pandemi yang terkendali.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr Mohammad Syahril, menyatakan kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Jumat (24/6/2022) bertambah 2.069.
Syahril mengatakan meski penambahan kasus itu tergolong tinggi, positivity rate masih rendah di bawah 5 persen, yakni 3,93 persen. Karena itu, Indonesia masih berstatus pandemi yang terkendali.
Dari 2.096 kasus harian itu, ada 143 kasus subvarian omicron BA.4 dan BA.5. Sebaran kasus terbanyak ada di DKI Jakarta 98 kasus, diikuti Jawa Barat 29 kasus, Banten 13 kasus, dan Bali 3 kasus.
Pasien yang bergejala ada 38 orang dengan gejala ringan, 9 orang tidak bergejala, dan sisanya 96 orang belum ada data. “Dari pasien yang bergejala ringan hanya ada 1 pasien di DKI Jakarta yang dikategorikan bergejala sedang karena ada sesak napas. Namun saat ini pasien sudah selesai dirawat dan sembuh,” kata dr Syahril pada konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat (24/6/2022).
Tren kasus harian dan positivity rate nasional dari tanggal 1-23 Juni 2022 mengalami fluktuasi.
“Kita masih masa pandemi, maka fluktuasi angka-angka kasus atau indikator-indikator kasus bisa naik dan turun dan menjadi perhatian serta evaluasi kita untuk kewaspadaan,” kata Syahril. Ia berharap semua pihak tetap waspada, melakukan pengetatan, disiplin protokol kesehatan, PHBS, dan juga vaksinasi.




