Kapolri memastikan akan mendukung semua kebijakan yang ditetapkan presiden sebagai panglima tertinggi.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan TNI-Polri akan mendukung kebijakan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara.
"Sesuai arahan bapak presiden, kami memastikan kedisiplinan keluarga besar TNI - Polri akan terus terjaga dalam garis komando dari atas sampai ke bawah untuk mewujudkan pertahanan dan stabilitas keamanan kepada masyarakat serta penegakkan hukum," kata Listiyo dalam rapat pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 1 Maret 2022.
Dalam pidato pembukaan rapat itu, Presiden Jokowi mengingatkan kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk siap untuk dipindahkan ke ibu kota baru. Dia meminta anggota TNI-Polri beserta keluarganya untuk memberikan contoh kepada masyarakat.
"Tidak bisa yang namanya tentara, polisi, itu ikut dalam urusan demokrasi, di tentara itu enggak ada demokrasi. Enggak ada namanya itu bawahan merasa bebas, tidak sama dengan atasan. Engak boleh," kata Jokowi.
Selain mendukung kebijakan pemindahan ibu kota, Kapolri juga memastikan seluruh anak buahnya akan terus mengawal berbagai kebijakan pemerintah seperti soal penanganan Pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
"Kami akan mendukung semua kebijakan yang ditetapkan bapak presiden sebagai panglima tertinggi," kata Listiyo.
"Keluarga besar TNI - Polri akan selalu berpedoman dalam mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah. Kami akan zelalu menjaga disiplin etika dan kehormatan TNI - Polri sebagai bagian integral dalam berbangsa dan negara." (antara, tempo)




