Tersangka penembak juga ditemukan tewas, dengan laporan awal menunjukkan bahwa kematian tersebut disebabkan oleh perbuatannya sendiri. Aksi terburuk kedua dalam sejarah Kanada.
Kanada, Suarathaland- Sepuluh orang, termasuk tersangka penembak, tewas dalam penembakan di sekolah menengah di Tumbler Ridge, B.C., dan 25 orang terluka, kata polisi.

Penembakan di sekolah menengah di Kanada telah menewaskan 10 orang, menandai penembakan sekolah paling parah di negara itu dalam hampir 40 tahun. Perdana Menteri Mark Carney menyampaikan belasungkawa dan ikut berkabung.
Carney memposting di media sosial bahwa dia terkejut dengan penembakan di Tumbler Ridge, British Columbia, dan berjanji bahwa pemerintah federal akan memberikan dukungan penuh kepada masyarakat.
Penembakan terjadi pada Selasa 10 Februari waktu setempat. Pihak berwenang mengatakan 10 orang tewas, termasuk tersangka penembak, dan sekitar 25 orang terluka.
Laporan mengatakan enam korban ditemukan tewas di dalam sekolah menengah. Dua orang lainnya ditemukan tewas di sebuah kediaman yang diyakini terkait dengan kejadian tersebut, sementara satu orang meninggal saat dibawa ke rumah sakit.
Tersangka penembak juga ditemukan tewas, dengan laporan awal menunjukkan bahwa kematian tersebut disebabkan oleh perbuatannya sendiri.
Tumbler Ridge adalah komunitas terpencil yang berpenduduk sekitar 2.400 orang. Sekolah menengah memiliki sekitar 160 siswa.
Carney mengatakan dia menghubungi David Eby, Perdana Menteri British Columbia, dan mengarahkan Gary Anandasangaree, Menteri Keamanan Publik, untuk mengoordinasikan tanggapan federal.
Dia mengatakan kekuatan Kanada terletak pada persatuan selama krisis, dan bahwa pemerintah federal mendukung masyarakat di British Columbia saat mereka menghadapi tragedi tersebut.
Polisi mengatakan penyelidikan sedang berlangsung untuk mengetahui identitas tersangka dan koneksi ke sekolah tersebut. Kantor Perdana Menteri juga mengatakan Carney akan menunda rencana pengarahan pertahanan di Halifax dan menangguhkan perjalanan ke Jerman untuk Konferensi Keamanan Munich.
Penembakan di sekolah jarang terjadi di Kanada, sebagian karena pengawasan senjata api yang ketat. Insiden ini digambarkan sebagai penembakan sekolah paling mematikan kedua dalam sejarah Kanada, setelah serangan Montreal tahun 1989 yang menewaskan 14 orang.




