Indonesia untuk pertama kali akan menyelenggarakan Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah dalam tahun yang sama.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempersiapkan pendidikan politik menjelang Pemilu 2024.
Presiden Jokowi berharap masyarakat bisa menyambut pemilu 2024 dengan gembira sebagai pesta demokrasi rakyat.
"Jangan lagi membuat masyarakat terprovokasi oleh isu-isu politik identitas," kata Jokowi dalam keterangan resmi, Selasa, 12 April 2022.
Jokowi menyampaikan hal tersebut setelah melantik anggota KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari yang sama. Ada 7 anggota KPU dan 5 anggota Bawaslu.
Jokowi berharap anggota KPU dan Bawaslu yang baru saja dilantik dapat segera tancap gas bekerja. Kedua instansi juga diminta segera berkoordinasi dengan DPR dan pemerintah untuk Pemilu 2024.
Jokowi menambahkan tahap awal Pemilu dimulai pada 14 Juni 2022. Agenda kali ini penting dilakukan karena untuk pertama kalinya Indonesia akan menyelenggarakan Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah dalam tahun yang sama.
Jokowi meminta KPU dan Bawaslu segera mempersiapkan semuanya secara detail dan matang, agar kualitas demokrasi tetap terjaga. Pemerintah, kata dia, akan memberikan dukungan sepenuhnya bagi pelaksanaan tugas KPU dan Bawaslu.




