Jokowi Khawatirkan Inflasi di 5 Provinsi Ini Sudah Melebihi 6 Persen, Jambi Tertinggi

Jokowi minta pemda mau bekerja sama dengan tim pengendali inflasi daerah (TPID) dan tim inflasi di pusat.

Presiden Joko Widodo menyoroti angka inflasi yang terjadi di lima provinsi yang sudah melebihi 5 persen. 

Presiden Jokowi meminta pemerintah daerah mencermati secara detail apa yang menyebabkan inflasi di provinsi-provinsi tersebut tinggi. 

"Tolong ini dilihat secara detil yang menyebabkan ini apa. Agar bisa kita selesaikan bersama-sama dan bisa turun lagi di bawah 5, syukur bisa di bawah 3," Jokowi saat memberi sambutan pada rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi di Istana Negara, Kamis (18/8/2022). 

Jokowi mengatakan ada lima provinsi yang inflasinya di atas 5 persen, provinsi Jambi yang tertinggi yakni 8,55 persen. Kemudian Sumatera Barat berada di angka 8,01 persen, Bangka Belitung 7,77 persen, Riau di angka 7,04 persen, dan Aceh di angka 6,97 persen. 

Presiden Jokowi kembali meminta kepala daerah mencermati situasi dunia yang berada pada keadaan yang tidak normal. Sehingga kepala daerah harus bekerja secara makro, mikro dan terperinci sehingga angka-angka inflasi dapat dipahami. 

"Provinsi harus tahu posisi inflasi saya di angka berapa. Nanti saya ke daerah saya tanya jangan gelagapan, enggak ngerti posisi inflasi provinsinya berada di angka berapa. Mana yang tinggi, mana yang pada posisi normal, mana yang pada posisi rendah," tutur Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi pun meminta agar bupati, wali kota dan gubernur betul-betul mau bekerja sama dengan tim pengendali inflasi daerah (TPID) di daerah dan juga tim inflasi di pusat.


 

Share: