Lebih dari 60 Ribu Jemaah Jumatan di Al-Aqsa di Tengah Pengetatan oleh Israel

Otoritas pendudukan Israel mencegat warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza masuk ke Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan shalat selama tiga tahun terakhir.


Yerusalem, Suarathailand- Kantor berita WAFA melaporkan Kementerian Wakaf Islam mencatat lebih dari 60.000 jamaah melaksanakan shalat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di tengah pembatasan ketat oleh pasukan Israel.

Sebanyak 60.000 lebih jamaah menghadiri shalat Jumat di tempat suci tersebut ketika puluhan ribu warga Palestina mendatangi kompleks masjid di tengah pembatasan ketat dari pihak Israel di gerbang masjid dan di seluruh wilayah Kota Tua Yerusalem.

Otoritas pendudukan Israel mencegat warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza masuk ke Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan shalat selama tiga tahun terakhir.

Pada 8 Juni kementerian mengatakan otoritas Israel terus melakukan pelanggaran terhadap situs-situs suci umat Islam dan Kristen sepanjang Mei, tercatat 23 kali penyerangan ke Masjid Al-Aqsa dan 74 kali larangan shalat di Masjid Ibrahimi Hebron.

Menurut laporan bulanan kementerian, pasukan Israel juga memberlakukan pembatasan akses yang lebih ketat ke Masjid Al-Aqsa serta melarang sejumlah besar warga Palestina untuk shalat di sana.

Dilaporkan pula bahwa ribuan pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa melalui Gerbang Maroko pada pagi dan siang dengan dikawal ketat polisi.

Sumber: WAFA

Share: