Iran Peringatkan Setiap Ancaman AS akan Direspons Proporsional dan Jera

"Amerika Serikat tidak mengetahui kemampuan kami; mereka akan menyaksikannya di medan perang."


Teheran, Suarathailand- Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat, menekankan bahwa setiap ancaman terhadap Iran akan dibalas dengan respons yang proporsional dan bersifat jera.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, IRGC menanggapi klaim baru-baru ini oleh Presiden AS Donald Trump, yang menuduh bahwa Korps bermaksud untuk menargetkan pabrik desalinasi regional dan mengganggu layanan kepada penduduk setempat.

"Pertama, tentara Amerika yang agresif dan tidak manusiawi lah yang memulai perang ini dengan membunuh anak-anak, mengorbankan 180 anak sekolah dasar, dan sejauh ini telah menargetkan lima lokasi infrastruktur air, termasuk pabrik desalinasi Pulau Qeshm," bunyi pernyataan tersebut.

Pernyataan itu merujuk pada pembantaian yang menargetkan sebuah sekolah di kota Minab, Iran selatan, pada 28 Februari, ketika AS dan rezim Israel memulai serangan agresi tanpa provokasi terbaru mereka terhadap Iran, dan serangan selanjutnya terhadap sebuah pulau di Iran selatan selama agresi tersebut.

"IRGC belum melakukan tindakan seperti itu," tambahnya.

Pernyataan itu juga menyebutkan beberapa kekejaman lain yang telah dilakukan oleh sekutu, yang telah ditanggapi dengan pengekangan diri dari pihak IRGC.

"Anda menyerang rumah sakit kami. Kami tidak membalas. Anda menyerang pusat bantuan kami. Kami tidak membalas. Anda menyerang sekolah kami. Kami tidak membalas."

Pernyataan itu kemudian membahas ancaman Trump untuk menargetkan fasilitas pembangkit listrik Iran, dan menjanjikan pembalasan tertentu.

"Tetapi jika Anda menyerang [rantai pasokan] listrik, kami akan menyerang [rantai pasokan] listrik Anda."

Korps tersebut kembali merujuk pada tuduhan Trump terhadapnya yang bermaksud untuk menantang penyediaan layanan penting bagi negara-negara di kawasan itu, dengan mengatakan bahwa pembalasan Republik Islam akan menargetkan pembangkit listrik yang melayani pangkalan AS serta lokasi ekonomi, industri, dan energi yang terkait dengan kepentingan Amerika.

Pernyataan tersebut diakhiri dengan deklarasi kemampuan dan tekad yang tegas, dengan menyatakan, "Kami bertekad untuk menanggapi setiap ancaman pada tingkat yang sama yang akan menciptakan efek jera yang seimbang, dan kami akan melaksanakannya."

"Amerika Serikat tidak mengetahui kemampuan kami; mereka akan menyaksikannya di medan perang."

Sejauh ini, IRGC telah menyerang sejumlah target Amerika dan Israel yang sangat sensitif dan strategis di seluruh wilayah sebagai bagian dari Operasi True Promise 4 yang sedang berlangsung sebagai bentuk pembalasan.

Share: