Partai Rakyat meraih sumbangan dari Masyarakat Thailand Rp4,5 Miliar dalam 9 Jam.
Natthaphong Ruengpanyawut, anggota parlemen dari partai Move Forward, akan menjadi pemimpinnya.
Lebih dari 25.000 orang bergabung dengan penerus Partai Move Forward yang dibubarkan, yakni Partai Rakyat. Partai Rakyat, penerus oposisi utama mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya pada Jumat malam setelah mengumpulkan 10 juta baht (sekitar Rp4,5 Miliar ) hanya dalam waktu sembilan jam setelah partai tersebut secara resmi diluncurkan pada hari Jumat juga (9/8).
“Kami meremehkan kekuatan rakyat,” kata sebuah postingan di halaman Facebook partai tersebut, menambahkan bahwa partai tersebut telah menetapkan target untuk mengumpulkan 10 juta baht dan mengumpulkan 100.000 anggota sebelum 31 Agustus.

Pada waktu pelaporan, penghitung real-time di situs web partai (https://www.peoplespartythailand.org/) mengatakan mereka telah mengumpulkan 15,55 juta baht dan 25,852 anggota baru.
Postingan tersebut berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan mereka dan menyambut anggota baru, yang merupakan “bagian penting dalam membuat partai ini menjadi Partai Rakyat yang sesungguhnya”.
Partai tersebut juga mengundang para pendukungnya ke pertemuan yang dijadwalkan pada hari Sabtu mulai pukul 10.00 hingga 20.00 di pusat perbelanjaan Stadium One di Samyan, Bangkok.
Selama acara peluncuran pada hari Jumat, Partai Rakyat mengumumkan bahwa Natthaphong Ruengpanyawut, anggota parlemen dari partai Move Forward, akan menjadi pemimpinnya.
Sirikanya Tansakun, yang menjabat sebagai wakil ketua Move Forward, akan menjadi wakil ketua partai baru, sementara mantan direktur Move Forward Sarayut Jailak akan menjabat sebagai sekretaris jenderal partai baru.
Move Forward dibubarkan atas perintah pengadilan pada hari Rabu setelah dinyatakan bersalah melanggar Undang-Undang Partai Politik melalui tindakan yang dapat dilihat sebagai upaya untuk menggulingkan sistem pemerintahan monarki konstitusional negara tersebut, serta tindakan permusuhan terhadap monarki.




