Vaksin Sinovac dialokasikan untuk menyasar sebanyak 208.265.720 penduduk.
Indonesia kembali kedatangan vaksin virus corona produksi perusahaan asal China, Sinovac, sebanyak 5 juta dosis pada Senin (16/8) pukul 12.30 WIB.
Jutaan dosis vaksin Covid-19 itu dibawa dalam beberapa envirotainer atau fasilitas pendingin setelah diturunkan dari pesawat Garuda Indonesia.
Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin mengatakan 5 juta dosis vaksin yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta ini merupakan kedatangan vaksin tahap ke-37 di Indonesia.
Vaksin Sinovac dialokasikan untuk program vaksinasi nasional yang menyasar sebanyak 208.265.720 penduduk.
"Pada siang ini Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 sejumlah 5 juta dosis vaksin produksi Sinovac dalam bentuk jadi," kata Syafruddin dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/8).
Dengan kedatangan baru vaksin hari ini, Syarifuddin menyebut Indonesia sudah mendatangkan setidaknya 190 juta dosis vaksin Covid-19 selama ini.
Vaksin yang sudah datang berasal dari Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, dan Moderna.
Pemerintah untuk sementara ini menetapkan lima merek vaksin, yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna dan Novavax yang akan dipakai dalam program vaksinasi nasional. Sementara untuk vaksin Gotong Royong sejauh ini merek vaksin yang akan dipakai Sinopharm.
Lebih lanjut, Syafruddin mengatakan TNI/Polri ikut terjun dalam program vaksinasi nasional sesuai amanat Presiden Joko Widodo.
Ia menyebut, sejauh ini pihaknya telah menerjunkan setidaknya 10.867 vaksinator untuk melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama kepada 8.489.210 orang, sementara untuk dosis kedua sudah menyasar 1.346.504 orang. (antara, cnnindonesia)




