Republik Islam. Jubir Iran menyebut Eropa soal ini sebagai tindakan munafik murni.
Teheran, Suarathailand- Melalui media sosial X, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baqaei sindir pernyataan Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri Kaja Kallas soal situasi hak asasi manusia di Iran, sementara Eropa tetap bungkam mengenai kejahatan perang AS-Israel terhadap Republik Islam.

Jubir Iran menyebut Eropa soal ini sebagai tindakan munafik murni.
“Bagaimana mungkin komitmen yang diakui terhadap hak asasi manusia dapat dengan mudah diselaraskan dengan memberikan dukungan logistik dan teknis untuk agresi mematikan terhadap rakyat Iran — agresi yang sengaja menargetkan warga sipil dan infrastruktur nasional yang penting?” tulis Baqaei.
Baqaei mengecam beberapa negara Eropa karena menolak untuk mengutuk bahkan "kejahatan perang yang paling terang-terangan", dan tidak menawarkan "satu kata pun simpati untuk anak-anak Iran yang dibantai oleh bom dan rudal Amerika-Israel yang dimungkinkan oleh dukungan logistik dan teknis Uni Eropa sendiri".
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa menyatakan pada hari Jumat bahwa blok politik dan ekonomi yang beranggotakan 27 negara itu telah menjatuhkan sanksi baru kepada lima hakim Iran dan seorang tokoh terkemuka kelompok siber atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia.
Baqaei menambahkan bahwa ini "bukan hanya hilangnya kredibilitas" tetapi "kebanalan kejahatan — dan bentuk kemunafikan yang paling murni".




