Tentara Angkatan Darat Thailand melaporkan dua tentara tewas lagi dalam bentrokan di dekat Preah Vihear, sehingga jumlah korban menjadi tiga orang, akibat serangan roket, drone, dan artileri BM-21 Kamboja yang menghantam posisi-posisi Thailand.
Bangkok, Suarathailand- Tentara Darat Kerajaan Thailand telah mengonfirmasi bahwa dua tentara Thailand tewas lagi hari ini (Selasa) dalam bentrokan sengit di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja, sehingga jumlah korban tewas menjadi tiga orang sejak pertempuran meletus selama akhir pekan.
Dalam pembaruan yang dikeluarkan pukul 11.30 pagi pada tanggal 9 Desember 2025, TNI AD menyatakan bahwa korban tewas terbaru berasal dari Satuan Tugas Suranaree di bawah Wilayah TNI AD Kedua:

Prajurit Wayu Kwansue, Batalyon Infanteri ke-3, Resimen Infanteri ke-31, Garda Raja – tewas akibat pecahan peluru dari tembakan tidak langsung di Pangkalan Operasional 225 di Provinsi Surin. Kopral Chawakorn Detchkhunthot, Batalyon Kavaleri ke-11, Resimen Kavaleri ke-4, Garda Raja – tewas akibat serangan peluncur granat di wilayah Phra Viharn.
Korban jiwa sebelumnya tercatat pada 8 Desember, sehingga total korban tewas dalam bentrokan putaran ini menjadi tiga tentara, menurut Angkatan Darat.
Bentrokan semakin intensif di sekitar Prasat Ta Kwai–Preah Vihear
Pusat Informasi Gabungan tentang Situasi Perbatasan Thailand–Kamboja melaporkan bahwa ketegangan telah meningkat tajam sejak dini hari tanggal 9 Desember, dengan beberapa pertempuran di sekitar Prasat Ta Kwai dan sektor Preah Vihear.
Linimasa insiden penting (04.00–10.30)
04.50 – Pasukan Kamboja menembakkan peluncur roket ganda BM-21 dari selatan Prasat Ta Kwai dalam beberapa salvo.
04.58 – Roket BM-21 mendarat di area yang luas di sepanjang perbatasan.
05.16 – Di wilayah Sam Tae, pihak lawan menembakkan mortir.
06.01 – Artileri Thailand membalas tembakan ke sasaran di sekitar desa O Sambor di pihak Kamboja.
Dua tentara Thailand tewas lagi dalam bentrokan perbatasan dengan Kamboja, sehingga jumlah korban menjadi 3 orang.
Bentrokan masih berlangsung (06.49–10.30)
06.49 – Pertempuran sengit dilaporkan terjadi di bawah Prasat Ta Kwai–Pom Poon Lang.
06.50 – Pihak Kamboja menembakkan roket BM-21 tambahan dari posisi di belakang Prasat Ta Kwai.
07.28 – Pasukan Thailand mendeteksi sebuah pesawat nirawak pengebom yang berputar-putar di wilayah tersebut.
07.32 – Wilayah Bo Din diserang oleh pesawat nirawak bunuh diri.
08.46 – Bentrokan sengit di depan sektor Preah Vihear–Ton Sai–Pratu Lek; dua tentara Thailand terluka.
08.46 – Tiga tentara Thailand lainnya dilaporkan terluka akibat tembakan artileri dan mortir.
08.52 – Pasukan Kamboja melepaskan tembakan dari Bukit 500 menuju Bukit 527; pihak Thailand melaporkan tidak ada korban jiwa.
09.19 – Di wilayah Han Suek, seorang tentara Thailand (Sersan Navin) tertembak dan terluka.
09.21 – Pasukan Thailand melaporkan telah mengamankan dua target di Prasat Khana, dengan target 3 dan 4 masih harus direbut.
Operasi Wilayah Angkatan Darat Pertama
Di sektor Angkatan Darat Pertama, Angkatan Darat melaporkan kemajuan dalam pembersihan dan penguasaan area-area penting:
Khlong Phaeng – Area diamankan hingga garis biru (batas operasional yang ditentukan).
Nong Chan – Operasi sedang berlangsung, dengan manuver masih berlangsung.
Ban Nong Ya Kaeo – Area diamankan sesuai garis operasi biru; operasi pembersihan telah menemukan ranjau anti-personel PMN-2 di beberapa lokasi.
Front Chanthaburi–Trat
Di provinsi Chanthaburi dan Trat, unit-unit melanjutkan operasi di sekitar Ban Chamrak. Angkatan Darat mengatakan kedua belah pihak saling tembak tidak langsung dan memperkirakan pertempuran akan berlanjut sepanjang hari seiring pasukan beradaptasi dan merespons.




