Dokter Thailand: Masker Kain Tak Bisa Lindungi Anda dari Covid-19

Thailand mencatat 4.662 kasus baru dan 36 kematian akibat Covid-19 pada hari Selasa (29/6). 

Seorang spesialis penyakit menular telah memperingatkan bahwa masyarakat harus memakai masker bedah, karena masker kain menawarkan perlindungan yang lebih sedikit terhadap Covid-19.

Dalam sebuah posting Facebook, Dr Thanaphan Phibunbannakit dari Rumah Sakit Phramongkutklao Bangkok, mendesak pemerintah untuk membeli masker bedah untuk memerangi wabah saat ini. Pada hari Selasa (29/6), Thailand mencatat 4.662 kasus baru dan 36 kematian akibat Covid-19.

Dr Thanaphan memperingatkan masyarakat yang menunggu suntikan kedua atau vaksin alternatif berisiko terinfeksi Covid-19. Mereka juga dalam bahaya mengabaikan praktik kebersihan dasar yang melindungi dari virus.

"Kami sangat khawatir dengan merek vaksin atau mutasi virus sehingga kami melupakan prinsip bahwa kami tidak akan terinfeksi Covid-19 jika tidak bersentuhan," katanya.

Dia menunjukkan meskipun masker kain dapat mencegah penyebaran Covid-19, masker kain tidak dapat melindungi pemakainya agar tidak terinfeksi. Masker kain tidak memiliki strip aluminium untuk menjaga masker tetap rapat, sehingga bisa lepas saat pemakainya berbicara.

"Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan pengadaan masker bedah untuk dibagikan atau dijual dengan harga murah. Sementara itu, harus mensosialisasikan cara memakai masker yang benar," katanya. (Nation Thailand)

Share: