Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris JI di Jateng, Ada yang Pernah ke Suriah

Dua terduga teroris ditangkap di Kabupaten Batang, sedangkan dua lainnya di Sukoharjo dan Sragen.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy membenarkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat terduga teroris di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). 

Iqbal menyatakan dua terduga teroris ditangkap di Kabupaten Batang, sedangkan dua lainnya masing-masing ditangkap di Kabupaten Sukoharjo dan Sragen. 

Pernyataan Iqbal diperkuat Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat terduga teroris kelompok Jamaah Islamiah (JI) di Jawa Tengah (Jateng). Mereka adalah, RAB, AJ, N dan M. Salah satunya pernah berangkat ke Suriah.

"Penegakan hukum tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan para tersangka anggota kelompok lainnya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jakarta, Senin (14/2/2022).

Ramadhan mengungkapkan peran setiap terduga teroris; terduga teroris N, anggota JI, elah bermuahadah atau sumpah setia pada 2017.

Terduga teroris N merupakan peserta Sasana Satria Mas Purwodadi kelompok 1 angkatan ke 7 tahun 2018. 

Mengikuti latihan beladiri Wushu di Grobogan bersama dengan anggota JI dipimpin oleh K (telah ditangkap).

"Aktif mengikuti kajian umum dan kajin khusus Jamaah Islamiah di Srondol," ujar Ramadhan.

Kemudian, RAB anggota JI dan telah bermuahadah pada tahun 2013. Ia mengikuti seleksi penguatan fisik di tumah fitnes daerah Yogta pada bulan September tahun 2012.

"Ran mengikuti pelaksanaan program selanjutnya dibawah kendali JP. Merupakan peserta sasana angkatan kedua tahun 2013 bersama dgn A (telah ditangkap), M (ditangkap)," ucap Ramadhan.

Lalu, AJ anggota Jamah Islamiah telah bermuahadah sejak tahun 2013. Ia mengikuti seleksi anggota Jamaah Islamiyah di Kaliurang Yogyakarta pada bulan November 2012.

Merupakan peserta pelatihan di Sasana Satria Muda Ambarawa angkatan kedua pada awal tahun 2013 bersama dengan R (tangkap) M (tangkap)," tutur Ramadhan.

Lalu M anggota JI Qoid Takwiyah dibawah T (tangkap) dan BY (tangkap) yang telah bermuahaadah pada sekitar tahun 2000. Iaerupakan alumni Moro Filipina angkatan kedua.

"Merupakan Pelatih pada Tadrib Asykari tahun 2011 di Kolaka Utara Sultra bersama dengan S (ditangkap). Berangkat ke Suriah tabun 2013 melakukan pelatihan sebagai kloter pertama dari Bidang Toliah atas perintah B," tutup Ramadhan. (polri, antara)


Share: