Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Catat Rekor Penggunaan Listrik

Kementerian Energi Thailand terus memantau konsumsi listrik dan cadangan energi untuk mengatasi keadaan darurat yang mungkin timbul.

Konsumsi listrik di Thailand mencapai puncaknya pada tingkat tertinggi baru sebesar 36.699,9 megawatt pada pukul 9 malam pada Senin malam (29/4). Pernyataan ini disampaikan juru bicara Kementerian Energi Veerapat Kiatfuengfoo.

Veerapat mengatakan konsumsi listrik pada Senin malam (29/4) adalah yang tertinggi yang pernah ada di Thailand, karena ia menghubungkan permintaan listrik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan cuaca yang sangat panas.

Ia juga mengatakan sel surya tidak membantu memenuhi kebutuhan energi karena tidak menghasilkan listrik pada malam hari.

Namun beliau mencatat bahwa margin cadangan Thailand, atau jumlah kemampuan tersedia yang belum terpakai dari suatu sistem tenaga listrik (pada beban puncak untuk sistem utilitas) sebagai persentase dari total kemampuan tahun ini telah turun menjadi sekitar 25,8%, dari sekitar 30,9%.

Kementerian Energi Thailand terus memantau konsumsi listrik dan cadangan energi untuk mengatasi keadaan darurat yang mungkin timbul.

Konsumsi energi puncak dalam lima tahun terakhir di Thailand:

35.830 megawatt pada pukul 21.41 tanggal 6 Mei 2023.

30.936,5 megawatt pada pukul 20.49 tanggal 23 April 2022.

31.023 megawatt pada pukul 14.49 tanggal 31 Maret 2021.

30.342 megawatt pada pukul 14.14 tanggal 13 Maret 2020.

32.273 megawatt pada pukul 14.27 tanggal 3 Mei 2019.

(thaipbs)

Share: