ASEAN juga segera mengirim bantuan untuk para korban gempa di Myanmar.
Myanmar, Suarathailand- Gempa mematikan yang menewaskan 1.002 orang di Myanmar mengundang simpati dari sejumlah negara. Dari China, Rusia hingga AS akan mengirimkan bantuan tim evakuasi hingga logistik untuk para korban gempa Myanmar.
Sebuah tim penyelamat Tiongkok tiba di bandara di ibu kota komersial Myanmar, Yangon, ratusan kilometer dari Mandalay dan Naypyitaw, dan akan melakukan perjalanan ke pedalaman dengan bus, kata media pemerintah.
Presiden Tiongkok Xi Jinping berbicara melalui telepon dengan kepala junta, kedutaan besar Tiongkok di Myanmar mengatakan pada hari Sabtu, dan mengatakan Beijing akan memberikan bantuan senilai $13,77 juta, termasuk tenda, selimut, dan perlengkapan medis darurat.
Amerika Serikat, yang memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan militer Myanmar dan telah memberikan sanksi kepada pejabatnya, termasuk Min Aung Hlaing, mengatakan akan memberikan sejumlah bantuan.
Menurut media pemerintah Myanmar, pasokan bantuan dari India dengan pesawat militer juga mendarat di Yangon, dan pemerintah India mengatakan juga mengirimkan kapal berisi 40 ton bantuan kemanusiaan.
Rusia, Malaysia, dan Singapura juga mengirimkan pesawat berisi pasokan bantuan dan personel.
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, blok 10 negara yang mencakup Myanmar, mengatakan bahwa mereka menyadari kebutuhan mendesak akan bantuan kemanusiaan. "ASEAN siap mendukung upaya bantuan dan pemulihan," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.
Korea Selatan mengatakan akan memberikan bantuan kemanusiaan awal sebesar $2 juta kepada Myanmar melalui organisasi internasional.




