Survei global Time Out menempatkan ibu kota Thailand ini di belakang New Orleans di AS sebagai kota makanan terbaik di dunia.
Bangkok, Suarathailand- Bangkok dinobatkan sebagai kota makanan terbaik kedua di dunia tahun ini oleh Time Out, sebuah perusahaan media dan perhotelan Inggris, naik dari posisi keenam tahun lalu.
Survei global Time Out menempatkan ibu kota Thailand ini di belakang New Orleans di AS sebagai kota makanan terbaik di dunia, tulis Andrew Fowler, editor makanan & minuman Time Out Bangkok, dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Selasa.

Bangkok naik ke posisi ke-2 dalam daftar kota makanan terbaik versi Time Out tahun 2025
Ia mencatat bahwa sebagian besar responden menggambarkan tempat makan Bangkok sebagai tempat yang lezat, mudah diakses, dan cepat.
"Ketika seseorang dapat pergi ke jalan dan mendapatkan makanan lezat dalam hitungan menit atau menikmati masakan dari restoran papan atas yang diantarkan ke seluruh kota dalam sekejap oleh kurir sepeda motor yang menantang maut, kita dimanjakan dengan banyak pilihan," tulis Fowler.
Namun, ia menunjukkan hanya sedikit pengunjung yang menilai dunia kuliner Bangkok sebagai "inovatif" atau "menarik" dibandingkan dengan kota-kota lain.
"Sebagian besar inovasi telah berada di level tertinggi, dengan banyaknya meja koki yang sangat kreatif seharga THB10.000 per orang, tetapi relatif sedikit restoran kelas menengah yang layak untuk kencan malam yang lebih eksperimental. Beberapa penawaran yang lebih avant-garde dalam kisaran THB1.000 per orang, dan New Orleans mungkin mulai melihat ke kaca spion mereka dengan gugup," tulisnya.

MedellĂn di Kolombia, Cape Town di Afrika Selatan, dan ibu kota Spanyol, Madrid, masing-masing menempati posisi ketiga hingga kelima sebagai kota makanan terbaik dunia tahun ini.
Pada bulan Januari, Time Out menobatkan Bangkok sebagai kota terbaik kedua di dunia setelah Cape Town. Ibu kota Thailand ini naik dari posisi ke-24 tahun lalu berkat suara dari penduduk kota di seluruh dunia, yang menyoroti budaya, makanan, keterjangkauan, dan kebahagiaan sebagai faktor utama.
New York, Melbourne, dan London masing-masing menempati posisi ketiga hingga kelima dalam daftar ini.




