Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mengenakan tarif sekitar 25% pada impor otomotif, semikonduktor, dan farmasi.
ASEAN, Suarathailand- Menteri Luar Negeri Malaysia mengatakan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) berencana mengadakan pertemuan puncak dengan Amerika Serikat sehingga negara-negara anggotanya dapat menyampaikan pandangan mereka tentang tarif AS yang direncanakan.
Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mengenakan tarif sekitar 25% pada impor otomotif, semikonduktor, dan farmasi.

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan mengatakan kepada Parlemen bahwa tarif tersebut akan menjadi tantangan bagi Malaysia karena produk listrik dan elektronik merupakan 60% dari perdagangannya dengan Amerika Serikat.
"Ini merupakan pukulan besar jika kita tidak dapat menyelesaikannya segera," katanya, seraya menambahkan bahwa blok Asia Tenggara berencana untuk mengadakan pertemuan puncak khusus untuk menyampaikan kasus kawasan tersebut kepada pemerintah AS.
"Kita perlu berunding tentang cara memberikan pandangan dari negara-negara ASEAN untuk memastikan tarif yang diusulkan tidak membebani kita," katanya seperti dilaporkan Bangkok Post
Menurut Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat, perdagangan barang AS dengan Malaysia diperkirakan mencapai US$80,2 miliar pada tahun 2024, dan defisit perdagangan barang AS dengan Malaysia mencapai $24,8 miliar tahun lalu.




