Pengadilan belum mengeluarkan pernyataan resmi soal vonis tersebut. Kabar mengenai vonis disampaikan Marisa kepada media massa.
Pengadilan Thailand menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada anggota parlemen Chonthicha Jangrew karena menghina kerajaan. Chonthicha terbukti menghina kerajaan tiga tahun lalu saat politikus dari partai oposisi itu menyampaikan orasi di hadapan demonstran.
Marisa Pidsaya, pengacara Chonthicha, membantah kliennya melakukan pelanggaran undang-undang (UU) lese majeste dan akan mengajukan banding atas putusan hakim.
Pengadilan belum mengeluarkan pernyataan resmi soal vonis tersebut. Kabar mengenai vonis disampaikan Marisa kepada media massa.
Chonthicha adalah anggota parlemen dari partai oposisi, Partai Bergerak Maju. Partai ini memenangkan pemilu tahun lalu dengan meraih kursi terbanyak di parlemen. Salah satu program yang diusung partai ini saat pemilu adalah mengamandemen UU lese majeste.
Undang-undang lese majeste atau penghinaan terhadap kerajaan di Thailand dibuat guna melindungi anggota kerajaan dan institusi. Pihak yang terbukti melanggar terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Pengadilan pada tahun lalu juga menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara kepada anggota Partai Bergerak Maju lainnya, Rukchanok Srinork, terkait posting-an di media sosial yang mengkritik kerajaan.




